
BERITAKALTIM.CO – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah meminta di tahun 2024 ini, Pemkab Berau dapat realisasi usulan peningkatan jalan di kampung-kampung.
“Soalnya, jalan merupakan akses meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi ada DBH Sawit sebesar Rp 38 miliar yang harus kita alokasikan untuk kepentingan yang kaitannya dengan sawit,” ungkapnya Senin (13/5/2024).
Ia mendorong agar pemerintah daerah bisa memprioritaskan peningkatan jalan di kampung yang memang membutuhkan
“Pada 2025 mendatang kita menginginkan semua usulan kakam dalam Musrenbang bisa terwujud,” ucapnya
Selain itu, pihaknya harap realisasi tersebut juga menjadi indikator Bupati dan Wakil Bupati sejauh 18 program dapat terserap maksimal.
“Jangan sampai ada program diluar 18 program dan RPJMD justru menyerap banyak anggraran,” ujarnya.
Sebab ia menilai ada salah program yang tidak masuk pekerjaan Bupati yaitu perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU)
“Salah satu program yang tidak masuk program ialah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memakan banyak anggaran, Tahun 2023 sebesar Rp 20 Miliar dan 2024 Rp 50 Miliar. Memang penerima jalan ini penting tapi jangan sampai mengalahkan program prioritas yang ada,” bebernya.
Karena menurut Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan, diakhir masa jabatan kepala daerah akan ada LKPJ yang diserahkan ke DPRD tentang sejauh mana persentasi keberhasilan dari capaian RPJMD.
“Akan menjadi catatan kami di DPRD. Karena itu kami mohon terkait PJU di tahun 2025 tidak lagi dianggarkan. Kita bisa lebih fokus pada peningkatan jalan saja,” katanya.
R
eporter: Ana| Editor: rh |ADV DPRD Berau