BERITAKALTIM.CO – Sutomo Jabir politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini duduk sebagai Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, mengungkapkan niatnya untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bontang.
Sutomo mengaku telah mendapatkan surat tugas dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sedang menjalin komunikasi dengan beberapa partai lain untuk mengamankan dukungan yang diperlukan.
“Sampai sekarang saya sudah dapat surat tugas SK DPT dari PKB. Selain mendaftar ke PKB, saya juga mendaftar ke Demokrat, Gelora, PKS, PDIP, dan PAN. Di sana (Bontang) minimal lima kursi, sementara PKB sudah punya empat jadi hanya butuh satu kursi lagi,” ungkapnya beberapa waktu lalu saat ditemui di gedung utama E DPRD Kaltim, Kamis (30/5/2024).
Lebih lanjut, Sutomo menjelaskan bahwa beberapa partai sudah diajak berkomunikasi.
“Ada beberapa yang sudah kita ajak komunikasi. Tinggal nanti kita atur lagi supaya bisa match dengan kekurangan partai. Partai saya kurang satu dan dengan partai lain bisa masuk, tapi untuk namanya nanti saja baru kita ekspos,” tambahnya.
Sutomo menyatakan bahwa respon masyarakat Bontang terhadap pencalonannya sangat positif. “Kalau saya sosialisasi terus di sana dan memang respon masyarakat sangat tinggi,” tuturnya.
Menurut poltisi PKB ini supaya masyarakat juga tidak disodorkan dengan kontestan itu-itu saja. Maka dengan kemunculannya akan memberikan nuansa berbeda.
“Begitu kami masuk, ada alternatif pilihan mereka. Kalau sebelumnya kan pilihannya kalau bukan si A ya si B, berputar-putar di situ. Dengan adanya kita, memberikan nuansa baru jadi saya pikir ini sangat baik untuk demokrasi di dalam Pilkada karena ada alternatif pilihan lain di masyarakat,” tegasnya.
Bontang, yang merupakan salah satu daerah pemilihan (Dapil) Sutomo, memiliki banyak potensi yang belum dimaksimalkan.
“Bontang itu kan salah satu dapil saya, sehingga saya tahu di sana salah satu yang harus kita benahi. Bontang adalah daerah kota yang berada di daerah utara Kalimantan Timur yang mestinya persoalan pengangguran dan kemiskinan dengan potensi yang ada semestinya sudah tidak ada,” ujarnya.
Sutomo juga menekankan pentingnya memaksimalkan pelayanan publik di Bontang.
“Pelayanan publik harus kita maksimalkan. Makanya dengan adanya peluang Pilkada ini, saya pikir sebagai politisi akan memanfaatkan peluang ini bagaimana bisa memaksimalkan potensi yang ada untuk membangun kota Bontang dan supaya mensejahterakan masyarakat di sana,” tambahnya.
Dengan tagline “Menjadikan Kota Bontang Kota Modern dan Berdaya Saing,” Sutomo berkomitmen untuk membuat Bontang lebih unggul dibanding kota-kota sekitarnya.
“Artinya, Bontang ini kan kota, pengelolaannya tidak sama dengan kabupaten-kabupaten yang ada. Berdaya saing itu maksudnya Bontang harus lebih unggul dari kota di sekitarnya misalnya Kukar, Kutim, dan Berau supaya Bontang menjadi pusat jasa,” jelasnya.
Sutomo mencontohkan bagaimana Balikpapan dan Samarinda memiliki keunggulan masing-masing.
“Balikpapan memiliki keunggulan dengan jasa transportasi, penyangga IKN dan jasa pendidikan, sementara Samarinda punya kelebihan sebagai ibukota pemerintahan. Bontang juga harus punya kelebihan yang lebih dari kota di sekitarnya agar menjadi kota pusat jasa, misalnya jasa kesehatan, pendidikan, transportasi, dan wisata,” paparnya.
Sutomo berharap Bontang bisa menjadi magnet bagi daerah sekitarnya, sehingga warga tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan layanan yang memadai.
“Bontang bisa menjadi pusat pengobatan yang tidak kalah dengan yang ada di Samarinda atau Balikpapan. Begitupun dengan pendidikan, seperti yang dari Berau, Kutim, Kukar, Marangkayu tidak perlu jauh-jauh karena kita menyediakan yang setara dengan yang ada di Samarinda atau Balikpapan,” jelasnya.
Sutomo juga menyinggung potensi pariwisata di Bontang.
“Kalau ditata dengan baik, di Bontang pertama aksesibilitas mudah dengan kota yang lain. Potensi alamnya luar biasa, tinggal pengelolaannya supaya selain objek wisatanya, kotanya dulu yang diperbaiki supaya orang datang itu nyaman. Kita menata kota Bontang sehingga orang yang datang mulai dari pintu gerbang Bontang, suasana nyaman itu sudah ada, jangan di objek wisata saja,” tegasnya.
Sutomo bercita-cita menjadikan Bontang sebagai kota tanpa kemiskinan.
“Bontang yang kaya itu, saya bercita-cita bahwa keberadaan saya membuat Bontang itu nol kemiskinan. Mestinya di Kota Bontang sudah tidak ada kemiskinan. Bagaimana mekanismenya, ya itu sudah kita rancang,” pungkasnya.
Dengan dukungan partai dan antusiasme masyarakat, Sutomo Jabir siap membawa perubahan dan memajukan Bontang menuju masa depan yang lebih cerah. #
Reporter: Yani | Editor: Wong
Comments are closed.