BERITAKALTIM.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mematangkan persiapan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, dengan menggelar gladi kotor dan gladi bersih di Stadion Utama Palaran, Kamis (15/8/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, bersama sejumlah pejabat penting lainnya. Dalam kesempatan itu, Sri Wahyuni menyatakan bahwa persiapan upacara kemerdekaan sudah mencapai tahap finalisasi.
“Alhamdulillah, kita sudah lihat mungkin tinggal 5-10 persen saja untuk penyempurnaan panggung, atribut, dan karpet di sekitar tiang bendera. Secara keseluruhan, persiapan sudah mencapai 75 persen,” ungkapnya.
Sri Wahyuni juga mengapresiasi jalannya gladi bersih yang dinilai telah sesuai dengan rencana. Persiapan yang sudah sangat matang dan siap untuk melaksanakan upacara pada 17 Agustus 2024 mendatang.
“Prosesi jalannya upacara sudah berjalan dengan baik. Kami optimistis, pada saat hari H nanti, semuanya akan berjalan lancar,” tambahnya.
Menurut Sri, Tahun ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim diwajibkan menghadiri upacara di Stadion Palaran.
“ASN akan dipusatkan di sini, tidak ada kegiatan di masing-masing satuan unit kerja. Semua ASN akan bersama-sama di Stadion Palaran, dengan mengenakan pakaian seragam sesuai aturan,” jelas Sri Wahyuni.
Ada beberapa aturan yang diterapkan terkait pakaian ASN dalam upacara kali ini.
“ASN berpakaian Kopri PPPK putih hitam, eselon 4 dan 3 memakai pakaian PSL atau pakaian daerah, dan eselon 2 wajib mengenakan pakaian adat daerah,” jelasnya.
Penyelenggaraan upacara di Stadion Palaran menjadi pengalaman baru bagi Pemprov Kaltim, mengingat stadion ini belum pernah digunakan untuk acara serupa sebelumnya.
“Yang berbeda tahun ini adalah lokasi upacara di Stadion Palaran. Ini sekaligus menjadi uji coba untuk menjadikan stadion tersebut sebagai pusat kegiatan besar. Setelah sebelumnya digunakan untuk konser, sekarang untuk upacara, dan ini menjadi pembelajaran yang baik dalam pengelolaan Stadion Palaran, mulai dari arus masuk-keluar hingga perangkat pendukung lainnya,” ujarnya.
Stadion Palaran dipilih karena memberikan ruang yang lebih terbuka untuk publik.
“Tribun di sini lebih terbuka dibandingkan Stadion Kadrie Oening yang tertutup. Selain ASN, tribun juga diisi oleh pelajar yang turut menjadi peserta upacara,” tambahnya.
Setelah prosesi upacara selesai, Pemprov Kaltim akan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyaksikan siaran langsung detik-detik proklamasi dari Ibu Kota Nusantara.
“Setelah prosesi upacara, kita akan menuju ruang-ruang tertentu yang telah di siapkan untuk menyaksikan siaran langsung detik-detik proklamasi dari IKN. Rangkaian kegiatan ini bisa kita saksikan bersama melalui layar streaming,” ujar Sri Wahyuni.
Ia juga mengajak masyarakat Kaltim untuk meramaikan upacara di Stadion Palaran. Yang penting, datang dengan tertib dan rapi. Mari kita sama-sama meriahkan peringatan 17 Agustus ini di Stadion Palaran.
“Masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya upacara sambil melihat kondisi terkini Stadion Palaran, silakan datang.” ajaknya.
Gladi bersih tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Agus Hari Kesuma; Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Syirajuddin; Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi; Sekretaris Dewan DPRD Kaltim, Norhayati Usman; serta berbagai stakeholder terkait lainnya.
Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan peringatan HUT RI ke-79 di Kalimantan Timur dapat berlangsung dengan khidmat dan sukses, mencerminkan semangat kemerdekaan yang terus menyala di tengah masyarakat. #
Reporter: Yani | Editor: Wong
Comments are closed.