BeritaKaltim.Co

Operasi Ketupat 2025, Polda Kaltim Mengerahkan 3.762 Personel untuk Pengamanan Lebaran

BERITAKALTIM.CO-Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Brigjen Pol Endar Priantoro memimpin apel gelar pasukan, dalam rangka operasi kepolisian terpusat mahakam 2025, di Lapangan Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) DOME, pada hari Kamis, 20 Maret 2025.

Khusus wilayah Kaltim, Polda Kaltim menurunkan 3.762 personil yang tersebar di 86 posko operasi ketupat yang terdiri dari pos pengamanan sebanyak 58 tempat, pos pelayanan sebanyak 15 tempat dan 13 pos pengaduan.

“Di seluruh wilayah kalimantan timur sebanyak 2.142 obyek pengamanan terdiri dari tempat ibadah masjid, lokasi salat idul fitri, terminal, pelabuhan, bandara, obyek wisata dan pusat perbelanjaan,” jelasnya kepada awak media usai memimpin apel gelar pasukan didampingi Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha.

Kapolda Kaltim mengatakan bahwa polda kaltim ini merupakan polda pengamanan tetapi bukan polda prioritas. Polda priotitas terdapat delapan wilayah khususnya berada di wilayah Jawa. Sasaran pengamanan Polda Kaltim terdapat di pelabuhan, bandara, rumah ibadah termasuk rumah masyarakat yang mudik menjadi tanggung jawab pengamanan di operasi ketupat kali ini.

“Kita mengimbau kepada masyarakat ketika meninggalkan rumah untuk mudik, tolong diperhatikan faktor pengamanan seperti kunci, kompor, listrik dan lainnya yang berpotensi terjadinya hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Selain itu, masyarakat bisa menyampaikan kepada tetangga atau lingkungan apabila rumah dalam keadaan kosong, bisa disampaikan kepada kepolisian terdekat dalam hal ini bhabinkamtibmas. “Ini menjadi atensi kita. Selama perjalanan faktor keamanan tidak perlu membawa barang berharga yang berlebihan, sehingga tidak menjadi faktor x melakukan tindakan kejahatan,” katanya.

Berdasarkan dari hasil evaluasi hal yang rawan dalam operasi ketupat kali ini adalah arus manusia, salah satu titik berada di Bandara. “Kita bisa lihat hari ini dan besok tiket pesawat dari Kalimantan ke Jawa sulit sekali. Ini menunjukkan aktivitasnya cukup tinggi. Kalau keamanan kita masih kondusif tidak ada hal yang melonjak yang kita tidak harapkan,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolda Kaltim, masyarakat dapat menghubungi hot line 110 apabila ada hal yang ingin di laporkan. Meskipun, setiap polres dan polsek di Kaltim juga tersedia pos-pos pengamanan, pos layanan dan pos aduan. “Kita bersama-sama bersinergi dalam menjaga kondisi wilayah Kaltim, karena kita bertugas tidak dapat sendirian tetapi melibatkan semua stakeholder,” ujarnya. #

Reporter: Niken | Editor: Wong

Comments are closed.