BERITAKALTIM.CO- Status Kota Layak Anak (KLA) untuk Balikpapan hingga kini belum diumumkan oleh pemerintah pusat. Meski begitu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni, optimis bahwa kota ini masih akan mempertahankan kategori Utama seperti tahun sebelumnya.
“Biasanya pengumuman KLA keluar di bulan Juli. Harapannya kita tetap bisa mempertahankan predikat Utama,” ujarnya baru-baru ini.
Menurut Heria, untuk bisa meraih predikat tertinggi Paripurna, sebuah kota harus memenuhi syarat berat yakni nol kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sayangnya, kondisi ini masih sulit dicapai oleh Balikpapan.
“Setiap hari ada saja pengaduan, baik ke DP3AKB maupun ke pihak kepolisian. Meski semua kasus bisa kami tangani, tapi untuk mencapai nol kekerasan, itu tantangan besar,” jelasnya.
Ia mengakui, meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak saat ini juga disebabkan oleh kesadaran masyarakat yang makin tinggi untuk melapor. Warga mulai percaya terhadap lembaga layanan dan tidak ragu menggunakan hotline yang tersedia.
Heria juga menegaskan bahwa data pribadi pelapor dijaga kerahasiaannya dengan masyarakat mengadu permasalahannya. “Dengan adanya laporan, kita bisa melakukan intervensi dini, sehingga banyak kasus bisa diselesaikan sebelum sampai ke ranah hukum,” tambahnya.
DP3AKB sendiri terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui pelibatan forum anak, karena menurut Heria, anak-anak biasanya lebih terbuka pada lingkungan sebayanya sebelum akhirnya ke orang tua.
Di sisi lain, pemberdayaan perempuan terus ditingkatkan lewat berbagai pelatihan keterampilan. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu kekerasan dalam rumah tangga.
“Tantangan kita semakin besar karena Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara terus didatangi pendatang baru. Tapi kita tetap berusaha, perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak boleh kendor,” tegasnya.
Hingga saat ini, DP3AKB bersama Polda Kaltim tetap solid menangani setiap laporan kekerasan secara tuntas, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang aman dan ramah bagi anak dan perempuan.
Reporter: Niken | Editor: Wong | Adv
Comments are closed.