BERITAKALTIM.CO-Kota Balikpapan akan menjadi pusat perhatian nasional pada 5–9 November 2025 mendatang saat menggelar Pemilihan Duta Wisata Nasional. Event bergengsi ini akan dirangkai dengan Balikpapan Fest, kegiatan Alki II, Investment Forum, serta kolaborasi bersama Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah menunjuk Balikpapan sebagai tuan rumah.
Bagus meminta agar seluruh pihak terkait melakukan koordinasi matang dengan pemerintah provinsi dan kementerian agar susunan acara (rundown) dapat ditetapkan jauh-jauh hari.
“Saya mengingatkan, satu bulan sebelum acara semua jadwal sudah fix agar tidak ada perubahan mendekati hari H. Ini memudahkan koordinasi karena rangkaian acaranya berlangsung selama lima hari dengan banyak tamu dari berbagai daerah,” ujarnya, Jumat, 15 Agustus 2025.
Bagus berharap kehadiran ribuan peserta dan tamu undangan dari seluruh Indonesia akan berdampak pada peningkatan okupansi hotel, pemberdayaan UMKM, dan promosi pariwisata daerah. “Kita sudah beberapa kali dipercaya menjadi tuan rumah event nasional bahkan internasional. Semoga keramahan warga Balikpapan membuat acara seperti ini terus digelar di kota kita,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan rangkaian kegiatan akan dimulai dengan kedatangan delegasi Duta Wisata Indonesia. Agenda hari pertama meliputi sesi pemotretan, kunjungan ke Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Dekranasda, pusat kerajinan Kebun Sayur, dan gala dinner.
Hari kedua, peserta akan mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melihat perkembangan pembangunan. Pada 7 November 2025, mereka akan tampil dalam fashion show di BSCC/Dome yang menjadi bagian dari Balikpapan Fest. Grand final pemilihan akan digelar pada 8 November 2025 di Hotel Novotel, dan keesokan harinya para peserta kembali ke daerah masing-masing.
Ratih menegaskan pihaknya telah melakukan survei lokasi, menggelar rapat koordinasi, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, Kemenparekraf, hingga komunitas otomotif. “Kami akan rapat kembali bersama tim, untuk menyampaikan penetapan jadwal,” ujarnya.
Ratih berharap semua kegiatan ini saling mendukung, sehingga manfaatnya terasa luas bagi pariwisata dan ekonomi kreatif Balikpapan. #
Reporter: Niken | Editor: Wong
Comments are closed.