BeritaKaltim.Co

Kecamatan Samboja dan Samboja Barat Jadi Lokasi Kesepuluh Kelas Parenting PAUD Kukar 2025

BERITAKALTIM.CO – Kecamatan Samboja dan Samboja Barat menjadi kecamatan kesepuluh dalam rangkaian kegiatan Kelas Parenting PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Tahun 2025. Masih ada sepuluh kecamatan lainnya yang akan dikunjungi oleh Bunda PAUD Kukar, Andi Deezca Pradividhia Aulia Rahman Basri, bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Pujianto, Ketua Pokja Bunda PAUD Kukar Maria Ester, serta jajaran pengurus lainnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pokja Bunda PAUD Kukar Maria Ester saat membuka kegiatan Kelas Parenting pada Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Bunda PAUD kelurahan dan desa, kepala sekolah, guru SD, serta orang tua murid se-Kecamatan Samboja dan Samboja Barat. Tahun ini, kegiatan Kelas Parenting mengusung tema:

“Wajib 1 Tahun PAUD, Fasilitasi Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) untuk Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini yang Bermutu.”

Dalam sambutannya, Maria Ester menyampaikan bahwa kelas parenting merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kukar. Melalui kegiatan ini, para peserta dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana mendidik anak secara baik, efektif, dan sesuai tahap perkembangan.

“PAUD adalah jenjang pendidikan penting yang ditujukan bagi anak usia 0–6 tahun. Tujuannya untuk mengembangkan potensi anak sejak dini, meliputi kemampuan kognitif, bahasa, motorik, sosial, serta membentuk kepribadian dan karakter yang seimbang,” jelas Maria Ester.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah wajib belajar satu tahun di PAUD, sekaligus mendukung Program Kukar Idaman yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter.
Selain itu, Maria Ester juga menyampaikan bahwa Bunda PAUD Kabupaten Kukar belum lama ini telah meluncurkan inovasi berjudul “Anak Etam”, sebuah aksi nyata kolaborasi tangguh untuk memajukan PAUD bermutu di Kutai Kartanegara.

Menurutnya, Bunda PAUD Kukar Andi Deezca Pradividhia Aulia Rahman Basri akan terus melakukan percepatan layanan PAUD agar seluruh anak usia dini dapat terdaftar dan terlayani di lembaga PAUD berkualitas.

“Inovasi Anak Etam membutuhkan dukungan semua pihak. Ada sepuluh aksi kolaboratif yang akan dijalankan, antara lain Aksi 3D (Data, Datangi, dan Daftarkan), roadshow, sosialisasi dan kelas parenting, pembuatan imbauan wajib PAUD pra-sekolah dasar melalui media elektronik, peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan, hingga akreditasi lembaga PAUD,” urainya.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir sejumlah narasumber, di antaranya Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Pujianto, Sylviana Daturatte, dari Puskesmas Samboja yang membawakan materi tentang stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak, serta Budi dari Disdukcapil Kukar yang menjelaskan tentang Kartu Indonesia Anak (KIA).

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis Kartu Anak Indonesia (KIA) untuk anak usia 0–5 tahun, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam mendukung administrasi kependudukan sejak dini.

SANDI |Wong | Adv

 

Comments are closed.