BeritaKaltim.Co

Bulog Pastikan Stok Beras Aman, Operasi Pasar Digencarkan Jelang Idulfitri

BERITAKALTIM.CO- Tren kenaikan harga bahan pokok mulai terlihat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Menyikapi hal tersebut, tim Satgas Pangan Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan bersama Perum Bulog melakukan pemantauan langsung di Pasar Pandansari, Balikpapan, pada hari Selasa, 24 Februari 2026.

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Musazdin Said, mengatakan pihaknya mencermati adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas.

“Beberapa komoditas yang kami pantau antara lain beras medium, beras premium, gula pasir, minyak goreng, telur, ayam, dan daging. Untuk ketersediaan pasokan sementara ini masih cukup di sejumlah kios yang kami cek,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging sapi, telur, cabai merah, dan cabai keriting.

Untuk menjaga stabilitas harga, Bulog melakukan intervensi melalui komoditas yang menjadi kewenangannya, khususnya beras medium atau beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar baik secara mandiri oleh Bulog maupun bekerja sama dengan dinas pangan dan dinas perdagangan di tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

“Operasi pasar dan GPM tetap kami lakukan di sejumlah titik. Selain itu, dinas terkait juga menggelar kegiatan serupa yang sudah terjadwal di sembilan kabupaten/kota di Kalimantan Timur,” jelasnya.

Musazdin memastikan stok beras di gudang Bulog Balikpapan dalam kondisi aman. Saat ini, tersedia sekitar 7.700 ton beras yang akan digunakan untuk program SPHP dan bantuan pangan bagi masyarakat.

“Stok di gudang Bulog Balikpapan kurang lebih 7.700 ton. Ini akan kami gunakan untuk beras SPHP dan bantuan pangan yang rencananya disalurkan pada Februari hingga Maret bagi masyarakat kurang mampu,” katanya.

Terkait komoditas daging beku, Musazdin menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir Bulog tidak lagi mendapat penugasan pengadaan. Terakhir, pada 2022, Bulog mengimpor daging kerbau dari India.

Saat ini, penugasan tersebut dialihkan kepada BUMN pangan lain seperti ID Food dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, sementara Bulog difokuskan pada penyerapan gabah dan beras dalam negeri.

Terkait ketersediaan minyak goreng Minyakita yang sempat kosong di sejumlah kios, Musazdin menegaskan kondisi tersebut lebih disebabkan pasokan yang belum masuk kembali, bukan karena kelangkaan total.

“Di kios sebelahnya masih tersedia. Tinggal pasokan yang belum kami masukkan lagi. Ke depan juga akan ada arahan terkait pembatasan maksimal penjualan dari pengecer ke konsumen,” jelasnya.

Bulog memastikan akan terus memantau perkembangan harga dan stok di pasaran selama Ramadan hingga Idulfitri guna menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

NIKEN | WONG

Comments are closed.