BeritaKaltim.Co

Pertamina perkuat ekonomi warga lewat “Sigana Cekatan”

BERITAKALTIM.CO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui Program Sigana Cekatan dengan menyalurkan bantuan sarana budidaya perikanan kepada Kelompok Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Barokah Syamsudin Noor (BSN).

Program tersebut dijalankan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor sebagai bagian dari upaya terintegrasi antara pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesiapsiagaan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi isu nasional di wilayah Kalimantan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kalimantan Edi Mangun saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu, menyatakan program ini dirancang untuk memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana.

“Melalui Program Sigana Cekatan, kami tidak hanya mendorong kesiapsiagaan terhadap bencana, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan berupa 15 sak pakan ikan gurame serta bibit gurame unggul yang disalurkan langsung di lokasi budidaya milik kelompok BPK BSN di Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Melalui dukungan tersebut, anggota BPK didorong untuk mengembangkan usaha budidaya ikan sebagai sumber pendapatan alternatif yang berkelanjutan, sehingga tidak hanya bergantung pada aktivitas utama mereka dalam penanggulangan kebakaran.

Edi menambahkan bahwa penguatan ekonomi menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan personel di lapangan.

“Harapannya, para anggota BPK dapat lebih fokus dan optimal dalam menjalankan tugas kemanusiaan mereka, karena didukung oleh sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan,” katanya.

Program ini juga dilengkapi dengan pendampingan dan monitoring berkala guna memastikan bantuan dimanfaatkan secara efektif serta mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kelompok penerima.

Selain itu, ucapnya, pendekatan ini dinilai relevan dengan tantangan nasional dalam penanganan karhutla, di mana kesiapan sumber daya manusia di tingkat komunitas menjadi kunci dalam mitigasi bencana.

Edi menegaskan bahwa pihaknya akan terus menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.

“Pertamina akan hadir melalui program-program TJSL yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Program Sigana Cekatan, Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor berupaya menciptakan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat sinergi antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam menghadapi risiko bencana.

ANTARA | WONG

Comments are closed.