BeritaKaltim.Co

‎Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim

BERITAKALTIM.CO – Ribuan massa aksi di Kota Samarinda mulai bergerak menuju Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa, 21 April 2026. Pergerakan ini membuat kawasan Teras Samarinda dipadati peserta aksi dan warga yang ingin menyaksikan langsung jalannya demonstrasi.

‎Berdasarkan pantauan beritakaltim.co sekitar pukul 12.50 WITA, arus massa terus berdatangan dan memenuhi area tersebut meski cuaca terik. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi, menciptakan suasana yang ramai di pusat kota.

‎Sejumlah fasilitas pendukung telah ‎disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Ambulans terlihat bersiaga di Jalan Gadjah Mada, sementara posko massa di kawasan Teras Samarinda mulai dipenuhi logistik yang disiapkan peserta aksi.

‎Di sisi pengamanan, aparat gabungan memperketat penjagaan, khususnya di area dalam Kantor Gubernur Kaltim. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dinamika yang mungkin berkembang seiring bertambahnya jumlah massa.

‎Meski demikian, hingga siang hari arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau belum mengalami penutupan total, walaupun kepadatan kendaraan mulai meningkat.

‎Menariknya, aktivitas ekonomi tetap berjalan di tengah konsentrasi massa. Puluhan pedagang dan pelaku UMKM memadati sepanjang kawasan Teras Samarinda hingga sisi pagar kantor gubernur, mulai dari Jalan Gunung Semeru, Jalan Gadjah Mada, hingga Jalan Gunung Kinabalu.

‎Salah satu pedagang, Muslim, mengungkapkan bahwa kehadiran massa aksi turut berdampak pada peningkatan pembeli.

‎“Saya berjualan di sini dari pukul 10.00, dan sampai sekarang sangat ramai pembeli,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (21/4/2026).

‎Di sisi lain, di salah satu sudut Jalan Gunung Kinabalu, sebuah kendaraan milik penyandang disabilitas menarik perhatian karena memuat tulisan bernada kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah.

‎Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud terpantau sempat melaksanakan salat Zuhur berjemaah di masjid lingkungan Pemprov Kaltim. Usai ibadah, ia juga melayani warga yang meminta berfoto bersama.

‎Salah satu peserta aksi, Febriana, mengaku hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

‎“Saya ikut aksi ini karena ingin menyampaikan aspirasi sebagai masyarakat. Harapannya pemerintah bisa lebih mendengar dan memperhatikan kondisi yang ada,” katanya.

‎Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Kantor Gubernur Kaltim masih terpantau kondusif meski jumlah massa terus bertambah. #

SANDI | WONG

Comments are closed.