BeritaKaltim.Co

Polisi tangkap tiga pelaku pembantaian di perbatasan Kalteng-Kaltim

BERITAKALTIM.CO – Satuan Reskrim Polres Barito Utara, menangkap tiga terduga pelaku pembantaian di Benangin, Kecamatan Teweh Timur, tepatnya wilayah perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

“Mereka adalah VN (pria), LK (pria) dan SA (perempuan). LK, pernah menjadi kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. LK dan SA merupakan pasangan suami-istri, sedangkan VN yang ditangkap di Kaltim bersaudara dengan SA,” kata  Kapolres Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan dan Kasubsipenhumas Iptu Novendra WP kepada wartawan di Muara Teweh, Selasa.

Dijelaskan, mereka diduga pelaku tindak pidana kasus pembunuhan dengan korban lima orang meninggal dunia dan satu luka berat dan saat ini sedang dalam pengembangan.

Menurut dia, tiga terduga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda, pada Selasa pagi. Para korban dan terduga pelaku ada hubungan keluarga.

Barang bukti sebilah parang atau mandau sudah disita. Di samping itu, dari keterangan saksi juga terdengar suara letusan dan ada luka korban bekas tembakan.

Peristiwa ini, kata Kapolres, berkaitan dengan sengketa perebutan lahan. Lahan berada dalam kawasan hutan dekat dengan jalan perusahaan HPH PT Timber Dana Kilometer 95.

“Sebelumnya antara dua kelompok keluarga ini ada sengketa lahan, ” ucap dia.

Kedua pihak merasa lokasi tersebut miliknya, sehingga terjadi peristiwa penyerangan ke pondok menyebabkan lima korban meninggal dunia dan satu luka berat.

“Kita siapkan Pasal 459 subsdider Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan berencana,” kata Singgih.

Ketika ditanya masih ada satu terduga pelaku melarikan diri, Kasat Reskrim menambahkan, terkait hal itu masih dalam pengembangan.

“Itu gunanya penyelidikan dan penyidikan untuk membuat terang tindak pidana. Kita sudah tangkap tiga terduga pelaku. Kita masih pengembangan. Mohon bersabar,” kata Singgih.

Sebelumnya, pembunuhan terjadi di Perbatasan Kalteng-Kaltim tepatnya di lokasi PT. Timber Dana, Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Minggu (19/4) sekitar pukul 16.30 WIB.

Satu keluarga terdiri dari enam orang, warga Desa Benangin II dibantai oleh kelompok terduga pelaku.

Tercatat lima orang meninggal dunia dan satu korban mengalami luka parah, sehingga dilarikan ke RSUD Muara Teweh.

Korban meninggal dunia yakni Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3), Ono (50), sedangkan korban luka kritis bernama Alfian usia 40 tahun masih dirawat di RSUD Muara Teweh.

ANTARA | WONG

Comments are closed.