BERITAKALTIM.CO – Penyerang Persija Jakarta Gustavo Almeida memilih fokus untuk membantu timnya menyapu bersih empat laga tersisa dalam BRI Super League 2025/2026 ketimbang sibuk membebani diri dengan hitungan matematis peluang Macan Kemayoran menjuarai liga.
Secara matematis Persija yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 62 poin dan terpaut tujuh poin dari Persib Bandung serta Borneo FC memang masih berpeluang menjadi juara, tapi harus mengharapkan hasil buruk bagi kedua tim pesaingnya tersebut.
“Seperti yang saya katakan, kami sekarang hanya berpikir hari demi hari, pertandingan demi pertandingan,” kata Almedia dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
“Tentu kami ingin mencoba menjadi juara, tetapi saat ini lebih baik fokus untuk tetap bermain bagus. Kami hanya memikirkan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar dia menambahkan.
Persija bakal mengawali rangkaian laga pemungkas mereka dengan melawat ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, pada Senin (4/5), menghadapi Persijap Jepara yang masih terlibat perjuangan menghindari ancaman degradasi.
Setelah laga itu, Macan Kemayoran akan menjamu pimpinan klasemen sekaligus juara bertahan Persib pada Minggu (10/5). Enam hari berikutnya, Rizky Ridho dan kawan-kawan akan melakoni laga tandang melawan Persik Kediri, sebelum kemudian menutup liga di kandang sendiri menghadapi Semen Padang pada 23 Mei 2026.
“Kami terus melangkah maju dan bersiap untuk pertandingan minggu ini melawan Persijap. Kami memiliki kepercayaan satu sama lain, dan itu yang paling penting bagi kami,” kata pemain Brasil berusia 19 tahun tersebut.
Menurut Almeida, 12 poin dari empat laga tersisa wajib hukumnya didapatkan Persija. Jika tidak menjadi juara, empat kemenangan di empat laga terakhir akan membuat Persija menutup musim ini dengan sebaik-baiknya.
“Tentu saja, ketika kami tidak memenangkan pertandingan, semua orang merasa sedih. Karena kami berada di sini untuk menang dan memberikan kebahagiaan bagi para pendukung, keluarga, dan juga diri kami sendiri,” ujarnya.
ANTARA | WONG
Comments are closed.