BeritaKaltim.Co

BWF klarifikasi revisi susunan pemain Prancis lawan China dalam final

BERITAKALTIM.CO –  Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengklarifikasi revisi susunan pemain tim Prancis untuk final Piala Thomas 2026 menghadapi China setelah terjadi kesalahan administratif dalam pengajuan daftar pemain.

Dalam klarifikasi resminya, Minggu, BWF menyebut Lucas Renoir sebelumnya tercantum dalam sektor ganda putra menggantikan Christo Popov. Setelah ditinjau, kesalahan tersebut diterima sebagai kekeliruan administrasi sehingga perubahan lineup disahkan.

BWF menyatakan keputusan diambil berdasarkan General Competition Regulations 17.1.1, dan kedua tim telah diberi tahu mengenai revisi tersebut. Susunan pemain dan urutan pertandingan final kemudian dipublikasikan ulang.

Perubahan itu membuat Prancis menurunkan komposisi terbaik dengan mengandalkan tiga tunggal saat menantang China pada laga puncak di Horsens, Denmark, Minggu mulai pukul 23.00 WIB.

Partai pertama akan mempertemukan tunggal putra nomor satu China Shi Yuqi melawan Christo Popov. Laga ini diprediksi menjadi ujian berat Prancis mengingat Shi tampil konsisten sepanjang turnamen.

Pada partai kedua, Alex Lanier akan menghadapi Li Shifeng. Duel ini menarik karena mempertemukan “rising star” Prancis dengan pemain China yang memiliki pengalaman di level elite.

Toma Junior Popov kemudian menghadapi Weng Hongyang pada partai ketiga.

Dalam sektor ganda, pasangan Eloi Adam/Leo Rossi akan turun pada partai keempat melawan He Jiting/Ren Xiangyu.

Sementara partai kelima menghadirkan duet kakak beradik Toma Junior Popov/Christo Popov menghadapi pasangan unggulan China Liang Weikeng/Wang Chang.

Masuknya Christo Popov dalam daftar akhir memberi tambahan kekuatan penting bagi Prancis. Selain menjadi andalan tunggal pertama, ia juga diplot tampil dalam ganda kedua bersama sang kakak.

Langkah itu menunjukkan Prancis siap mengambil risiko besar demi mengejar sejarah menjuarai Piala Thomas untuk pertama kali.

Bagi China, final ini menjadi peluang menegaskan dominasi mereka dalam beregu putra dunia.

Sementara bagi Prancis, laga ini adalah kesempatan menyempurnakan revolusi mereka di Horsens setelah menyingkirkan Jepang, Indonesia, dan India dalam perjalanan menuju final perdana.

ANTARA | WONG

Comments are closed.