BERITAKALTIM.CO – Setelah berjam-jam memadati halaman depan kantor DPRD Kalimantan Timur, ratusan massa aksi yang tergabung dalam aliansi mahasiswa akhirnya memasuki gedung DPRD Kaltim pada pukul 17.04 WITA, Senin (4/5/2026).
Aksi yang berlangsung sejak sore hari itu sempat diwarnai orasi bergantian dari sejumlah perwakilan mahasiswa. Mereka menyuarakan berbagai tuntutan, termasuk mendesak DPRD Kaltim segera mengambil sikap melalui hak angket terhadap isu yang tengah menjadi sorotan publik.
Memasuki waktu petang, massa yang sebelumnya tertahan di luar pagar akhirnya diperkenankan masuk secara bertahap dengan pengawalan aparat keamanan.
Dari pantauan wartawan beritakaltim, situasi sempat memanas ketika massa mendesak untuk segera ditemui oleh anggota dewan, namun tetap terkendali.
Koordinator lapangan aksi, Fathur, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya proses di dalam gedung DPRD. Ia menyebut, kehadiran massa bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk tekanan agar wakil rakyat segera mengambil keputusan konkret.
“Kami tidak akan pulang sebelum ada kejelasan. Kami ingin DPRD Kaltim segera memutuskan dan menindaklanjuti tuntutan kami,” tegasnya di hadapan massa.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih berada di dalam area kantor DPRD Kaltim, menunggu perwakilan mereka untuk berdialog langsung dengan anggota dewan dalam forum resmi. Aparat keamanan tetap bersiaga untuk memastikan situasi berjalan kondusif.
SANDI | WONG
Comments are closed.