BERITAKALTIM.CO – Persib menyatakan kesiapan penuh menaklukkan Persija dalam laga krusial Super League pekan ke-32 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, demi menjaga peluang juara liga.
Pelatih Persib Bojan Hodak di Samarinda, Sabtu, menegaskan laga ini memiliki arti lebih dari sekadar rivalitas sejarah. Kemenangan menjadi harga mati bagi Maung Bandung untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.
“Laga Persib vs Persija merupakan pertandingan dengan tensi tinggi dan bisa dibilang sebagai derbi terbaik di Asia Tenggara. Tentunya, kedua tim sama-sama tidak ingin kehilangan poin,” ujar Hodak dalam konferensi pers di Stadion Segiti.
Mengenai pemindahan venue pertandingan ke Samarinda, Hodak menepis anggapan akan menguntungkan timnya secara teknis.
Meskipun tekanan suporter lawan di Samarinda diprediksi tidak semasif jika bermain di Jakarta, ia menilai atmosfer pertandingan besar tetap akan memberikan tantangan tersendiri.
Pangeran Biru dalam kondisi siap tempur dan Hodak menekankan pentingnya konsentrasi penuh di sisa pertandingan musim ini, di mana setiap poin sangat menentukan klasemen.
Dalam lawatan ke Kalimantan Timur ini, Persib memboyong 23 pemain, termasuk sepuluh pemain asing.
“Terkait komposisi pemain asing, satu nama dipastikan harus absen sesuai regulasi. Namun, saya belum memutuskan siapa yang akan diparkir karena masih menunggu kondisi terakhir di sesi latihan penutup,” tambah pelatih asal Kroasia tersebut.
Bek tengah Persib asal Italia, Federico Barba, menyatakan siap tampil maksimal.
Salah satu pilar lini pertahanan Persib musim ini tersebut bertekad menjalankan instruksi pelatih demi menang.
“Seperti harapan pelatih, laga besok sangatlah penting bagi kami. Kami fokus menatap pertandingan tersebut dan akan berusaha maksimal untuk membawa pulang tiga poin ke Bandung,” tandas Barba.
ANTARA | WONG
Comments are closed.