BeritaKaltim.Co

Kapolresta Balikpapan Ingatkan Warga Tidak Lakukan Penyelewengan BBM Subsidi

BERITAKALTIM.CO—Kapolresta Balikpapan, Jerrold H. Y. Kumontoy, mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, karena tindakan tersebut merugikan warga yang benar-benar membutuhkan.

Peringatan itu disampaikan menyusul pengungkapan sejumlah kasus penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Balikpapan yang melibatkan praktik penimbunan hingga penjualan kembali dengan harga lebih tinggi.

Jerrold menegaskan, selain menjalankan fungsi penegakan hukum, kepolisian juga terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif agar distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran.

“Kami mengingatkan kepada siapa pun agar jangan melakukan tindakan penyalahgunaan BBM subsidi, yang merupakan program pemerintah diperuntukkan bagi masyarakat membutuhkan,” jelasnya pada Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, di Mapolresta Balikpapan, pada hari Rabu, 13 Mei 2026.

Penyalahgunaannya tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menghambat distribusi energi bagi warga yang membutuhkan. Oleh karena itu, Polresta Balikpapan bersama jajaran polsek, akan terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi solar subsidi maupun Pertalite di lapangan.

“Dari jajaran Polsek maupun Polresta berkomitmen untuk tetap melakukan pengawasan dan akan mengambil tindakan, apabila menemukan kegiatan yang menyalahgunakan BBM subsidi,” tegas Jerrold.

Ia berharap pengungkapan kasus yang telah dilakukan kepolisian dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak mencoba mengambil keuntungan dari subsidi pemerintah.

“Semoga dengan kejadian ini membuat masyarakat yang mau menyalahgunakan berhenti. Biarkan BBM ini dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Polresta Balikpapan memastikan pengawasan distribusi BBM subsidi akan terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat di Kota Balikpapan.

ANTARA | WONG

Comments are closed.