TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO
Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mengintruksikan masing – masing sekolah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai pengganti Masa Orientasi Sekolah (MOS), mengawali tahun ajaran baru 2018/2019. Intruksi Disdik ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 18 Tahun 2016.
Bertempat di SMP Negeri 3 Berau, MPLS dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Kamis (12/7). Kegiatan diisi dengan apel gabungan yang diikuti oleh pelajar dari empat sekolah yaitu SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4. Dengan jumlah total mencapai 800 murid baru. Sesuai peraturan yang berlaku, maka jadwal MPLS ditetapkan paling lama 3 hari pada awal minggu pertama tahun ajaran baru
Basrie dihadapan siswa siswi mengatakan, bahwa MPLS ini merupakan hal yang sangat penting dilaksanakan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sehingga para siswa baru bisa mengenal lingkungan sekolahnya dengan baik. Hal ini pun diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses belajar siswa untuk lebih maksimal mengikuti pelajaran. “Di Berau ada sebanyak 42 SMP dan MPLS telah dimulai secara serentak diseluruh sekolah ini. Oleh karena itu kami berharap MPLS ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar” Harapnya.
Dikatakannya, bahwa dengan adanya MPLS secara tidak langsung menjadi pendidikan karakter siswa baru. Tentu setiap siswa harus bisa mempersiapkan diri sebelum memulai pembelajaran formal. Begitu juga dengan para guru yang mengajar, melalui MPLS ini bisa mengenal secara dini karakter dari siswa yang akan diajarnya. “ Sisi lain juga mengenalkan lingkungan sekolah seperti guru-guru pengajar, ruangan – ruangan yang ada disekolah agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, agar para siswa mudah beradaptasi” katanya.
Basri juga menyampaikan, bahwa melalui MPLS ini bakal memberikan motivasi bagi para siswa baru. Sehingga MPLS ini harus dikemas dengan baik dan maksimal. Sehingga para siswa baru bisa mendapat dorongan untuk mengikuti proses belajar mengajar nantinya. Kepada para guru pengjar juga harus mampu mengikuti perkembangan jaman saat ini, dan selalu memberikan motivasi kepada para siswa. Bagi para siswa yang mengikuti program ini kami harapkan dapat mengikuti secara serius, agar menambah wawasan bersosialisasi di sekolah ” Tutupnya. Adv/mar
Trending
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
Comments are closed.