SAMARINDA, beritakaltim.co- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-91 tahun 2019 beragam aktivitas dan karya pemuda ditampilkan. Mengangkat tema Bangun Persaudaraan untuk Perdamaian, ratusan pemuda dan mahasiwa yang terdiri dari organisasi tampil di Gor Sempaja.
Rangkaian acaranya pun mulai dari orasi, teatrikal, tarian daerah, musikalisasi puisi, pawai kebudayaan dan ditutup dengan deklarasi pemuda Kaltim. Terlihat kontingen dari Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) Kalimantan Timur yang mencuri perhatian, lantaran para mahasiswinya mengenakan kostum dari sarung khas daerah Bima yang menutupi mata yang dalam istilah daerah meraka terkenal dengan pakaian “Rimpu”.
Ketua Umum HMB Kaltim, Sukirman Polu menjelaskan, untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang ke-91 pihaknya sengaja menampilkan ciri khas dari daerah asal mereka sehingga ke depan mudah-mudahan anggota mahasiswa Bima di Kaltim dapat berkontribusi maksimal untuk pembangunan Kaltim.
“Khusus dari mahasiswa bima kita menampilkan tarian khas daerah dan memakai seragam rimpu dan momen seperti ini menjadi ajang silaturahmi HMB Kaltim dengan teman-teman organisasi lain. Harapan kedepan mudah-mudahan mahasiswa maupun mahasiswi bima yang ada di kaltim dapat berkontribusi maksimal untuk pembangunan kalimantan timur,” urainya.
Sementara koordinator acara, Hidayat mengatakan sangat berterima kasih atas kesolidtan dan kekompakan dan itu harus menjadi ciri khas pemuda Indonesia. “Melalui momentum sumpah pemuda kali ini kami harus kita tunjukan bahwa keberagaman, keunikan itu merupakan ciri khas indonesia yang harus tetap kita jaga demi terciptanya rasa toleransi dan perdamaiannya yang menjadi impian bersama,” beber Hidayat.
Penutup dari rangkaian acara tersebut pemuda Kalimantan Timur mendeklarasikan 6 point, yakni;
1. Kami Pemuda se-Kalimantan Timur berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pedoman dan sumber dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Kami Pemuda se-Kalimantan Timur menjunjung jiwa nasionalisme yakni pembebasan manusia dari penindasan serta menolak perpecahan yang memuat suku, agama, ras dan golongan tertentu demi merajut ke-Bhinekaan.
3. Kami Pemuda se-Kalimantan Timur mengajak seluruh elemen Pemuda, Mahasiswa dan Rakyat Kalimantan Timur untuk tetap bertekad merawat nilai toleransi, persaudaraan dan kebudayaan bangsa Indonesia.
4. Kami Pemuda se-Kalimantan Timur menolak keras adanya gerakan yang bertentangan dengan Pancasila yang mengatasnamakan agama dan kelompok tertentu yang berusaha
mencoba merong-rong semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
5. Kami Pemuda se-Kalimantan Timur berharap seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu Hoax yang berkembang di masyarakat maupun di media sosial.
6. Kami Pemuda se-Kalimantan Timur memiliki motto perjuangan sesuai dengan cita-cita Pancasila.
Wartawan : Heriman
Editor: les
Comments are closed.