BONTANG, BERITAKALTIM.CO–Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang telah menetapkan status waspada penyebaran flu burung karena ditemukannya beberapa kasus kematian unggas dengan hasil pemeriksaan positif terjangkit virus Avian Influenza (AI) atau dikenal dengan flu burung. Mengingat sudah ada sebanyak 230 unggas yang mati dan dinyatakan positif flu burung oleh Puskesmas Hewan Bontang.
Berdasarkan surat penetapan yang dikeluarkan oleh DKP3 Bontang dengan no surat 524/1365/DKP3.5 dengan prihal meminta kepada seluruh Kelurahan yang ada di Bontang untuk waspada terhadap penyakit AI. Dan segera melakukan pelaporan kepada DKP3 jika menemuka adanya ternak yang mati.
Berikut isi surat edaran yang dikeluarkan oleh DKP3 Bontang.
“Meningkatkan kewaspadaan unggas yang sakit atau mati, membakar atau mengubur ungags yang mati dan tidak membuang ungags yang mati pada sembarang tempat seperti tempat sampah, sungai atau laut, selalu menggunakan masker bila melakukan kontak dengan unggas dan jangan lupa mencuci tangan setelah emlakukan kontak dengan unggas,” ujar Amran selaku Plt. Kepala DKP3 dalam surat edarannya.
“Meningkatkan kebersihan kandang dan melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang menggunakan air sabun dan Segera melapor ke DKP3 di Jalan S Parman KM 6, Cq Drh Priyono WA 085239789860 bila terjadi kematian unggas mendadak,” sambungnya.#
Wartawan : Jis
Comments are closed.