BERITAKALTIM.CO- Inilah sekilas tentang Sigit Wibowo, SE. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Kalimantan Timur (DPW PAN Kaltim) ini sebenarnya tak pernah jauh-jauh dari dunia pergerakan. Bedanya, dulu dia sebagai aktivis kampus dan LSM (lembaga swdaya masyarakat), sedangkan sekarang jadi politikus.
Lama dalam dunia pergerakan membuatnya percaya diri saat partai mengutusnya menjadi Wakil Ketua DPRD Kaltim. Padahal, saat itu tahun 2019 silam, adalah kali pertama dia terpilih menjadi anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Balikpapan.
Lahir di Balikpapan 04 September 1977, Sigit Wibowo kini punya posisi penting dalam memainkan dunia politik di Kalimantan Timur. Partainya, PAN memperoleh kesempatan duduk menjadi salah satu pimpinan DPRD Kaltim setelah berhasil meraih 5 kursi legislatif pada Pemilu 2019 silam.
“Pada pemilu 2019 itu saya terpilih jadi anggota DPRD Kaltim atas kepercayaan masyarakat kota Balikpapan. Pada waktu itu pula saya diminta menjadi wakil ketua dprd kaltim,” kenang Sigit Wibowo kepada Wartawan, beberapa waktu lalu.
Dikutip dari mediakaltim, Sigit menuturkan sejarah hidupnya hingga memasuki dunia politik. Perjalanannya cukup panjang.
“Jadi awal tertarik politik itu di parlemen jalanan, kemudian melihat sosok Amien Rais. Setelah kampus, Saya lanjut di LSM Walhi, dan kemudian berwirausaha. Karena memang banyak senior yang masuk partai politik, tahun 2007 kemudian saya masuk PAN,” ujar Sigit.
Cerita Sigit, orang pertama yang mengajaknya terjun ke dunia politik adalah Darlis Pattalongi, mantan Ketua DPW PAN Kaltim. Darlis adalah seniornya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Darlis juga yang mendorongnya menerima tongkat estafet kepemimpinan DPW PAN Kaltim.
“Panjang lah history saya dengan Bang Darlis,” kata Sigit.
Tahun 2009, Sigit sudah memberanikan diri maju sebagai calon legislatif DPRD Kaltim dari Dapil Balikpapan. Tapi, dia tidak berhasil karena kurang suara. Begitu juga pada Pemilu 2014, dia gagal kembali.
“Jadi sebelum terpilih (Pileg 2019) bisa dibilang panjang juga prosesnya. Tahun 2007 saya kepala kantor PAN, 2009 gagal, 2014 tarung nggak lolos,” kata Sigit, mengenang. #ADV
Comments are closed.