BERITAKALTIM.CO-Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, mentargetkan angka penurunan angka stunting di Kaltim, menjadi target nasional di bawah 18 persen, dan proyeksi tahun 2024 mencapai 14 persen.
Penegasan itu dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, DR dr Jaya Mualimin saat jumpa pers dalam diseminasi informasi, terkait program kerja dan capaian perangkat daerah, yang digelas Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim dii Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK) Diskominfo Kaltim, Jum’at (26/1/2024).
Ditambahkan dr Jaya Mualimin, informasi terkait Data Dinas Kesehatan salah satunya bahwa inisiasi menyusui dini di Kaltim mencapai lebih dari 81 persen.
“ini sangat bagus, artinya masyarakat mengetahui dan sadar untuk memberikan ASI setelah melahirkan,” kata Jaya Mualimin.
Menurut Kepala dinas kominfo,H.M Faisal bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda bulanan, jadi setiap satu bulan sekali akan mendatangkan kepala dinas dari yang berada di provinsi kaltim.
“Kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terhadap masyarakat melalui media yang ada di kaltim serta memaparkan program serta pencapaian dari dinas-dinas yang ada di provinsi kaltim,” kata Muhammad Faisal.
Kali ini Diskominfo mendatangkan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim Ahmad Muzakkir dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim DR dr H Jaya Mualimin.
“Kami secara rutin akan memberikan dan mendatangkan narasumber dari dinas untuk mengetahui program, capaian dan kendala yang di hadapi, kita juga akan melakukan diskusi dan tanya jawab” kata Faisal.
Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan, Ahmad Muzakkir memberikan motivasi terhadap kaum millenial untuk belajar berkebun, karena ketika pekerjaan ini ditekuni akan mendatangkan penghasilan yang menjanjikan.
“Buat kaum millenial terus belajar, jadilah pekerja mandiri, tingkatkan kualitas dan kuantitas diri, jangan malu untuk berkebun” tegas Achmad Muzakkir.#
Reporter : Yani|Editor: Hoesin KH