BERITAKALTIM.CO-Indeks Pembangunan Pemuda Kaltim, merupakan yang tinggi di Indonesia, namun pandangan generasi muda di Kaltim terhadap sektor pertanian masih jauh dari memadai, generasi muda Kaltim cenderung memandang sektor pertambangan lebih menjanjikan.
Pola pikir yang demikian itu harus diubah, generasi muda Kaltim seharusnya lebih mementingkan sektor pertanian, karena sektor pertanian lebih menjanjikan di masa depan dibandingkan dengan sektor pertambangan.
Penegasan itu dikemukakan Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Billy Mambrasar di depan wartawan yang ada di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jum’at (22/3/2024).
Ditambahkan Billy Mambrasar, Kementerian Pertanian saat ini mengalokasikan dana sebesar Rp6 triliun untuk pembangunan sektor pertanian, karena itu rugi rasanya kalau generasi muda Kaltim tidak terlibat dalam pembangunan sektor pertanian.
“Apalagi Presiden Joko Widodo sangat perhatian terhadap Kaltim, mengajak melibatkan generasi muda Kaltim menjadi figur atau tokoh pembangunan pertanian di Indonesia,” kata Billy Mambrasar.
Tidak hanya itu saja, Pemerintah pusat juga akan menjadikan Kaltim menjadi percontohan nasional sektor Pertanian, sehingga di masa depan semua produk pertanian yang ada di Kaltim tidak lagi harus didatangkan dari luar provinsi Kaltim.
Kesempatan untuk berbuat dan berkarya di bidang pertanian terbuka luas, apalagi lahan di Kaltim masih sangat luas dan memerlukan tenaga-tenaga muda yang potensial bisa menciptakan inovasi-inovasi baru di sektor pertanian.
“Jadikan Kaltim sebagai titik pembangunan Indonesia di masa depan. Pemerintah pusat akan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, soal pendidikan, permodalan, inovasi dan lain sebagai akan diberikan pihak pemerintah,” tegas Billy Mambrasar.
Diakui Billy Mambrasar, berbagai sektor yang bisa menunjang kesejahteraan terbuka lebar, tidak hanya sektor pertambangan saja, sektor-sektor lain bahkan sangat menjanjikan, seperti sektor pertanian,pariwisata, ekonomi kreatif dan lain sebagainya adalah pilihan yang perlu dijajaki.#
Reporter : Yani|Editor: Hoesin KH