BeritaKaltim.Co

Temuan Gas Raksasa ENI Italia, Sekitar 85 Kilometer Lepas Pantai Kaltim

BERITAKALTIM.CO- Temuan gas raksasa di sumur Geng North di blok North Ganal, posisinya sekitar 85 kilometer dari lepas pantai Kalimantan Timur.

Menurut Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), sumur gas itu ditemukan perusahaan Italia, ENI. Proyeksinya mengandung gas in Place 5 trillion cubic feet (tcf).

“Untuk satu sumur dengan biaya sumur karena ini memang offshore memakan US$ 100 juta. Dan estimasi sumber daya hidro karbon atau inplace 5,3 tcf gas dan minyak 380 juta barel,” kata Dwi Dwi Soetjipto, Kepala SKK Migas.

Data tersebut merupakan hasil temuan ENI per 2 Oktober 2023. Dwi mengatakan, kapasitas dari proyek ini mencapai 1.000 MMscfd yang mana nantinya diharapkan akan bisa mengoptimalkan utiliasasi LNG Bontang.

Ia menambahkan, pihak ENI sendiri berencana akan mempercepat pengembangannya dengan mencontoh apa yang diterapkan di ENI di Mesir. Dengan demikian, harapannya sekitar tahun 2027-2028 wilayah ini dapat memulai produksinya.

“Jadi target 2027-2028 ini sudah on stream dan tidak harus membangun LNG Plant seperti di Tangguh, tapi di sini langsung memanfaatkan LNG Plant di Bontang. Di mana saat ini jalan 2 train, nanti dengan tambahan Geng North dan IDD di utara akan menjadi jalan 4 train dengan 1 train stand by,” paparnya.

Menurutnya langkah ini akan berdampak sangat baik untuk optimalisasi LNG Bontang supaya lebih hidup kembali. Dwi mengatakan, menurut hasil dari evaluasi ENI, di sekitar Geng North dan IDD akan ada potensi sumur-sumur baru yang dapat diteruskan intuk menjaga plato di sana.

“Jadi kalau kita lihat nanti dari ENI di Kaltim akan dijaga plato di 1.700 MMscfd, dan sebagai pembanding di BP Tangguh saat ini beroperasi dengan 2.100 MMscfd dan nanti dari Abadi Masela itu di sekitar 1900 MMscfd. Jadi nanti giant-giant ini ditambah nanti potensi giant-nya dari Andaman di Aceh kalau nanti menjalankan LNG Arun,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, penemuan cadangan migas di Geng North dengan perkiraan awal discovered resources sebesar +/- 609 MMBOE (recoverable) tidak hanya tercatat sebagai penemuan terbesar ke-3 di dunia di tahun 2023. Penemuan tersebut juga akan meningkatkan rating investasi hulu migas di Indonesia serta daya tarik investor.#

Editor: Wong

Leave A Reply

Your email address will not be published.