BERITAKALTIM.CO – Sejumlah proyek yang tengah berlangsung di Kota Samarinda mendapat pujian atas kontribusinya terhadap penataan kota yang lebih baik. Namun, suara-suara kritis juga muncul, karena sebagian besar warga masih belum merasakan manfaat langsung dari kemajuan tersebut.
Demikian dikemukakan anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah, dalam bincang dengan Wartawan. Politisi dari PPP ini merespon LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Pemerintah Kota Samarinda tahun 2023, yang sedang bergulir di DPRD.
“Jadi, yang menjadi catatan kita itu adalah apakah ada dampaknya pembangunan infrastruktur skala besar dengan pemenuhan kebutuhan dasar warga Samarinda,” kata Laila.
Menurut Laila, ketka mengevaluasi kinerja Pemkot Samarinda tahun 2023, pihaknya melakukan evaluasi terkait isu lingkungan dan kebutuhan dasar seperti air bersih, kondisi jalan, dan fasilitas pendidikan.
Laila menegaskan pentingnya prioritas pada program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Pemkot Samarinda juga telah menetapkan pedoman baru untuk pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik, yang mencerminkan dinamika penyelenggaraan pelayanan publik dan perkembangan teknologi.
“Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepada warga,” ujar Laila pada saat diwawancarai, Rabu (24/4/2024).
Sementara itu, Samarinda mendapat peringkat ke-8 dalam penyelenggaraan pemerintah daerah terbaik dari hasil evaluasi terhadap 93 kota se-Indonesia.
“Prestasi ini menunjukkan adanya kemajuan dalam tata kelola pemerintahan, namun tetap memunculkan pertanyaan: Apakah semua warga merasakan dampak positifnya,” tegasnya.
Ia mengharapkan bahwa sebelum memfokuskan pada mega proyek, Pemkot harus memastikan bahwa kebutuhan dasar seperti air bersih, jalan yang layak, dan sekolah yang memadai telah terpenuhi.
Mereka menginginkan pembangunan yang inklusif, yang tidak hanya memajukan kota secara fisik tetapi juga meningkatkan kualitas hidup setiap individu.
Ia berharap dengan evaluasi ini, keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap warga dapat menikmati hasil dari daerahnya sendiri. #
Reporter: Sandi | Editor: wong