SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM —Apresiasi luar biasa diberikan wali kota Samarinda Syaharie Jaang kepada para peserta kafilah Samarinda yang telah mengharumkan kota Samarinda dengan merebut kembali juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXVII tingkat propinsi Kaltim/Kaltara di Kutai Barat.
Bagi yang juara I akan mendapat bonus Rp 30 juta.
Ini lebih tinggi dibanding kota Padang yang memberi bonus Rp 25 juta.
“Sesuai janji saya pada malam silaturahmi sebelum berangkat ke Kubar, akan menaikkan bonus.
Tadi kami dengan pak Wawali sudah membicarakan bonus ini.
Untuk juara I, akan mendapat bonus Rp 30 juta,” ucap Jaang dalam sambutannya ketika menyambut kedatangan Kafilah Samarinda di Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (18/5).
Jaang juga memberikan instruksi kepada ketua LPTQ Samarinda Ridwan Tassa yang juga Asisten III Setkot Samarinda, agar menghitung bonus untuk yang lainnya.
“Yang jelas juara I Rp 30 juta, sisanya Pak Ridwan dihitung-hitung lagi.
Tapi jangan lupa juga bagi yang tidak juara, dewan juri, dan pelatih harus dapat bonus.
Karena ini prestasi berkat kerja semuanya, juga official dapat jualah,” imbuh Jaang.
Selain mengingatkan nominal dan penerima bonus, Jaang meminta agar bonus itu bisa segera dicairkan.
“Sebelum Ramadan saya harap sudah bisa dibagikan,” pinta Jaang lagi.
Jaang menegaskan menaikkan bonus bagi mereka yang mengharumkan Samarinda melalui kegiatan MTQ sudah sepatutnya.
“Jangan perbedaannya jauh sekali dengan mereka yang berprestasi di olahraga.
Apalagi ini dibidang keagamaan dan sebagai benteng bagi anak-anak kita.
Tentunya ini semakin melengkapi kota Samarinda sebagai kota religius yang selalu diramaikan dengan kegiatan keagamaan tiap harinya dan lebih komplit lagi dengan gelar juara MTQ,” tandasnya.
Jaang berharap bonus ini bisa bermanfaat dan dimanfaatkan dengan juga sebagai motivasi supaya terus meningkatkan prestasi, bukan malah terlena.
M Zuraini Ihsan yang telah mempersembahkan juara I pada cabang lomba tilawah dewasa menyampaikan terima kasih atas perhatian dan apresiasi luar biasa dari wali kota.
“Pak Jaang selalu memberikan kita motivasi sehingga mendorong kita untuk memberikan yang terbaik.
Begitu pula bonus yang telah dinaikkan, selain beliau menepati janjinya, bonus menandakan perhatian dari pak wali sebagai orang tua kita semua,” tutur Zuraini.
Senada disampaikan pula Misransyah yang meraih juara III Qira’at Mujawad.
Menurutnya sebelum bertanding, mereka lebih fokus untuk tampil maksimal dan memberikan yang terbaik.
“Kita tidak mengharapkan hadiah, kalau mengharapkan hadiah keikhlasan akan hilang dan tidak dapat pahala.
Apalagi MTQ ini tujuannya syiar Islam.
Tapi setelah kita berbuat dan menghasilkan prestasi, itu namanya bonus disamping pahala.
Sebab niat kita berlomba di MTQ bukan mengejar hadiah.
Alhamdulillah kita mendapat bonus dari Pak wali,” tandasnya.(hms2)
Trending
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
- Muhammad Barkati Imbau Massa Aksi Jaga Kondusivitas dan Hindari Provokasi
- Ribuan Massa Ormas Padati DPRD Kaltim, Tuntut Hentikan Praktik KKN
- Polda Kaltim Bongkar 11 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, 12 Tersangka Diamankan
- BMKG: Gempa Pulau Batang Dua-Ternate akibat deformasi kerak bumi