BeritaKaltim.Co

Ketua DPRD minta gunakan sarjana SDM lokal

syarwani2
Bakal Dikucuri Dana Besar, Aparat Desa Perlu Pendamping

BERITAKALTIM.COM – TANJUNG SELOR – Pada 2016 mendatang, ada 10 desa di Kabupaten Bulungan yang akan melaksanakan pilkades serentak. Ketua DPRD Bulungan, Syarwani mengatakan, informasi tersebut disampaikan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD). Untuk itu, ia menegaskan, payung hukum dalam bentuk peraturan daerah (perda) harus disiapkan dan disosialisasikan dengan baik.

Disampaikan pula, berkaitan perubahan dan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka ada beberapa perda yang harus diselesaikan tahun ini. “Sebagaimana amanat UU Desa, sumber alokasi dana desa termasuk hal-hal berkaitan penyusunan APBD Desa, serta bagaimana menyusun rencana pembangunan desa itu sendiri, telah diamanatkan Pemerintah Pusat melalui APBN,” jelasnya.

Ia mengatakan, kucuran dana desa dari Pemerintah Pusat dan Pemkab Bulungan bakal cukup besar. “Jika anggaran itu tidak dikelola dengan baik, maka akan sia-sia dan dapat tersangkut masalah hukum. Untuk itu sangat diperlukan pendampingan,” ujarnya.

Dengan pendampingan, maka akan dapat membantu pengelola dana desa ratusan juta hingga miliaran rupiah. Namun, pendampingan aparatur desa juga harus dibarengi pelatihan bagi pendamping. “Jangan sampai nanti seluruh program-program yang dicanangkan desa, tidak bisa terlaksana hanya karena keterbatasan sumber daya manusia perangkat desa tersebut,” tukasnya.

Syarwani juga mengharapkan tenaga pendamping dapat diserap dari SDM lokal dengan latar pendidikan sarjana. la menyakini, SDM di Bulungan cukup tersedia dan sangat potensial. “Tinggal bagaimana proses perekrutannya, karena ini termasuk sesuatu yang baru,” katanya. #adv

Comments are closed.