BeritaKaltim.Co

Jelang Pelantikan Bupati, Kediaman Sudjati Sepi

Bupati Bulungan terpilih Sudjati foto bareng dengan wartawati Majalah Bongkar Grup, Nayya. #NAY.ISM
Bupati Bulungan terpilih Sudjati foto bareng dengan wartawati Majalah Bongkar Grup, Nayya. #NAY.ISM

TANJUNG SELOR, BERITAKALTIM.COM – Menjelang dilantik sebagai Bupati Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), kediaman H Sudjati, SH (bupati terpilih), sepi. Tidak ada aktifitas menyolok disana. Pihak keluarga juga biasa-biasa saja dan tidak tampak terlihat ada persiapan.

Menurut warga sekitar kediaman pribadi Sudjati, di Jalan Raya Jelarai (Telur Pecah) Tanjung Selor, sejak mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat bupati sampai ditetapkan sebagai bupati terpilih oleh KPU Bulungan, suasana di kediaman mantan sekretaris Pemkab Bulungan ini, memang tak ada perubahan.

“Sejak mau dilantik memang tidak ada aktifitas berlebihan. Persiapan pun tidak berlebihan. Ya, seperti biasa. Beliau tetap bergaul dengan tetangga,” cerita warga sekitar kediamannya saat berbincang dengan beritakaltara.com Selasa, (16/2/2016).

Seperti diketahui, pasangan Sudjati – Ingkong Ala akan dilantik oleh Gubernur Kaltara Irianto Lambrie sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bulungan priode 2016 – 2021 di Tanjung Selor, Rabu (17/2/2016).

Menurut warga sekitar, Sudjati memang dikenal sosok yang sederhana. Karena itu, sejak memenangi pilkada 9 Desember 2015 lalu hingga menjelang dilantik sebagai orang nomor satu lingkup Pemkab Bulungan, tidak melakukan persiapan secara berlebihan.

Perayaan pelantikannya, lanjut sejumlah tetangga, akan dilaksanakan secara sederhana saja. Karena itu, tidak ada persiapan yang berlebihan. Apalagi pesta pora merayakan kemenangan dalam pesta politik yang baru saja dilalui.

Kesederhanaan Sudjati kembali ditunjukkan, tatkala baju kehormatan yang akan dipakai saat pelantikan nanti, tidak memilih tukang jahit di tempat yang professional dan modern.

Sebaliknya, sang mantan birokrat ini justru memilih tukang jahit di tetangganya untuk membuatkan baju kehormatannya itu untuk dijahit sesuai pola yang diinginkannya.

“Saking sederhananya beliau, baju yang mau dipakai pelantikan saja, menjahitnya tidak ditukang jahit yang bermerek, professional dan modern. Cukup dijahit di tempat tetangga, itu sudah cukup. Dan ini bukti kesederhanaan beliau dan beliau merakyat,” timpal seorang tetangganya yang minta namanya tidak ditulis, namun layak dipercaya.

Sementara itu, ketika media ini menelusuri tukang jahit sang kepercayaan bupati terpilih tersebut. Ternyata, memang benar. Yang menjahit baju milik Sudjati tersebut yang menurut kabar adalah tetangganya sendiri. Ternyata memang tetangganya sendiri. Dia adalah Putra Soppeng, Sulawesi Selatan yang memang profesinya sebagai tukang jahit.

Sayangnya, tukang jahit Putra Soppeng ini, enggan berkomentar terkait jenis baju Sudjati yang telah dijahitnya. Dia hanya mengaku bahwa, sejak dulu sudah sering berlangganan dengan Sudjati dalam urusan jahit-menjahit pakaian.

“Maaf, saya tidak bisa komentar tentang itu. Pak Sudjati biasa menjahit di tempat saya. Dari dulu beliau begitu. Beliau sejak Sekda Bulungan sudah langganan dengan kami,” ceritanya. #Nay/Ism

Comments are closed.