NUNUKAN, BERITAKALTIM.com – Warga Desa Bambangan Kecamatan Sebatik Barat yang dekat dengan perbatasan Malaysia menemukan mortir aktif yang diduga peninggalan perang dunia II. Mortir aktif tersebut ditemukan oleh Arifudin saat menggali tanah di tengah lahan sawit perusahaan PT Sampurna Sejahtera.
Danki Brimob Iptu Ahmad mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mortir pada Rabu sore. ”Ditemukan oleh warga saat menggali tanah di lahan sawit di Sebatik. Ditemukannya kemarin, kita baru menerima laporan tadi sore jam 15:00 wita dan kita langsung meluncur,” ujarnya, Rabu (25/05/2016).
Mengingat mortir masih aktif, tim Gegana dari Brimob menggunakan standard keamanan untuk mengamankan mortir dari lahan sawit warga. Mortir yang cara penggunaanya di terjunkan dari pesawat pembom itu saat ini telah diamankan di Mako Brimob setelah diangkat dari lokasi penemuan di Kecamatan Sebatik. Benda berkarat berbentuk mirip paha ayam setinggi 30 cm tersebut dipastikan masih aktif dan berdaya ledak tinggi.
“SOP jangan sampai membahayakan orang lain. Mengamankannya kita harus tahu hulu ledaknya dimana sehingga tidak membahayakan nyawa kami sendiri. Masih aktif untuk daya ledaknya cukup lumayan besar,” imbuh Iptu Ahmad.
Untuk mengetahui secara pasti tahun pembuatan mortir tersebut, belum diketahui pasti mortir tersebut apakah peninggalan perang dunia ke II atau sisa peninggalan perang konfrontasi dengan Malaysia.
Kabupaten Nunukan selain menjadi tempat persembunyian tentara Jepang setelah kalah dalam perang dunia ke II juga merupakan lokasi pertempuran ketika pecah perang konfrontasi dengan Malaysia.
“Kita akan teliti tahun pembuatannya. Kita tidak tahu pasti apakah sisa peninggalan perang dunia ke II atau peninggalan perang dwikora. Nanti baru tahu kalau sudah diteliti,” pungkas Iptu Ahmad. #dhim
Comments are closed.