NUNUKAN, BERITAKALTIM.com – TNI AL yang bertugas di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menggelar Operasi Nusantara VII tahun 2016 di wilayah perairan ambang batas laut Ambalat di perairan Karang Unarang.
Komandan TNI AL di Nunukan Letkol (laut) Hresang Wisanggeni mengatakan, Operasi Nusantara VII tahun 2016 bertujuan untuk mengamankan wilayah perairan perbatasan dari tindak ilegal fishing, perompakan serta penyelundupan narkoba serta senjata ilegal di perairan perbatasan Karang Unarang.
“Tujuannya mengamankan sekitar perairan perbatasan Karang Unarang, kita mencegah tindak ilegal seperti senjata dan narkoba,” ujarnya Senin (19/09/2016)
Hresang Wisanggeni menambahkan, operasi yang dilaksankan sepanjang perairan perbatasan Ambalat selain mampu menekan upaya tindak penyelundupan narkoba dan senjata ilegal serta perompakan laut juga mampu meningkatkan kesadaran nelayan di wialyah perbatasan untuk melakukan pembaharuan surat izin kapal milik mereka.
“Dampaknya pun terhadap masyarakat disini sangat bagus dan mendidik, karena mereka akhirnya secara kesadaran mereka melaksankaan pembaharuan surat surat dari kapal mereka,“ ujarnya Senin (19/09/2016)
Oparasi Bakamla Nusantara 7 TNI AL yang akan digelar selama tahun 2016 sendiri melibatkan Bea Cukai, Imigrasi, dan Sandi Negara. Dari data TNI AL Nunukan, sepanjang tahun 2016 tercatat 1 kali tindak perompakan terhadap nelayan. Dengan giat operasi Nusantara VII tahun 2016, diharapkan segala tindak kejahatan di wilayah perairan perbatasan bisa cegah.
”Kita harapkan operasi ini mampu mencegah tindak kejahatan di perairan perbatasan,” pungkas Hresang Wisanggeni. #dhim
Comments are closed.