
BONTANG, BERITAKALTIM.COM – Komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk mewujudkan Bontang sebagai Kota Literasi sekaligus mewujudkan Bontang sebagai Smart City terus dilakukan. Salah satunya dengan di launchingnya Program Literasi Koran masuk kelas oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di Aula Pertemuan SMA Negeri 1 Bontang Jalan DI Panjatian Kamis (27/10/2016).
Selain dihadiri Wali Kota Bontang, turut hadir pada Launching Literasi Koran masuk kelas ini adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang Dasuki, Kepala Perpustakaa, Arsip dan Dokumentasi (KPADOK) Hj Karlina, Direktur Bontang Post Agus Susanto, Pimpinan BPD Kaltim Cabang Bontang Sayid M Hanafiah dan Kepala Sekolah Titi Wurdiyanti serta ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bontang.
Dalam sambutannnya, Neni menyampaiakan bahwa literasi ini merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan informasi tertulis atau cetak guna mengembangkan pengetahuan sehingga mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, melalui literasi koran masuk kelas ini diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bontang bisa memahami sesuatu karena membaca dan melakukan sesuatu berdasarkan pemahaman bacaannya.
“Saya minta kepada anak-anak di Kota Bontang agar mulai dari sekarang, ayo membaca. Karena dengan membaca anak-anak bisa menjadi anak yang cerdas, apalagi dengan adanya program koran masuk kelas ini akan semakin memudahkan anak-anak untuk mendapatkan bahan bacaan, karena disetiap kelas akan disediakan Koran Bontang Post,” kata Neni.
Melalui koran tersebut, anak-anak juga lanjut wali kota bisa mengetahui program kerja pemerintah dan mampu menjelaskan kepada siapa saja yang bertanya tentang program apa saja yang dilakanakan oleh pemerintah. Selain itu koran masuk kelas ini akan mendorong terwujudnya Bontang sebagai smart city.
Neni menyampaikan, kedepan Pemerintah Kota Bontang akan mengeluarkan imbauan kepada seluruh pelajar di Kota Bontang untuk melaksanakan program wajib membaca selama 20 menit sebelum tidur. Dengan harapan melalui program membaca 20 menit sebelum tidur ini mampu meningkatkan minat baca anak-anak di Kota Bontang.
“Meskipun indeks pembangunan manusia di Kota Bontang merupakan yang tertinggi di Kaltim, akan tetapi kita harus tetap semangat dan terus belajar dengan memperbanyak membaca. Dan pesan utama saya kepada anak-anak di Kota Bontang, mari buktikan bahwa kita anak-anak yang cerdas dan mampu menjadi generasi muda yang berkualitas, berguna untuk bangsa dan negara ini,” ungkapnya.
Tidak hanya program membaca 20 menit sebelum tidur, Neni Moerniaeni juga akan menyelenggarakan lomba penulisan naskah cerita yang harus diikuti oleh setiap sekolah di Bontang. Dimana lomba tersebutt katanya sebagai bentuk pengembangan diri dalam menganalisa suatu masalah dan informasi, baik dari media cetak seperti koran maupun dari siaran televisi.
Sementara itu, Kepala Sekola SMA Negeri 1 Bontang Titi Wurdiyanti dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini SMA Negeri 1 Bontang telah ditunjuk sebagai sekolah rujukan untuk melakukan pengembangan penyelenggaraan pendidikan bermutu yang memenuhi standar nasional serta melaksnakan kebijakan dan pengembangan keunggulan sekolah.
“Dengan adanya program koran masuk kelas ini, semakin melengkapi sarana dan prasarana belajar anak-anak didik kami. Karena melalui koran ini kami yakin anak-anak semakin lebih baik, lebih unggul dan pastinya akan semakin menjadi pelajar yang berkualitas serta komitmen kami akan semakin kuat mewujudkan Bontang sebagai Smart City,” katanya. #hms7
Comments are closed.