BERITAKALTIM.CO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mendorong penguatan kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Indonesia (PMI) di sekolah sebagai sarana membangun karakter dan jiwa sosial siswa sejak dini.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha mengataka, program PMI dinilai relevan karena menyasar pelajar dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat pemula hingga madya. Dalam implementasinya, kegiatan ini terintegrasi dengan lingkungan sekolah melalui organisasi Palang Merah Remaja (PMR).
Meski demikian, Disdikbud menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler tetap bersifat pilihan bagi siswa. Artinya, siswa diberikan kebebasan untuk memilih kegiatan sesuai minat dan bakat mereka.
“Ekstrakurikuler itu pilihan. Yang punya jiwa sosial bisa ikut PMI, yang minat pramuka silakan, atau kegiatan lain seperti marching band juga terbuka,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, yang terpenting adalah siswa terlibat dalam aktivitas positif di luar kurikulum utama. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pengembangan diri, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan siswa yang tidak aktif dalam kegiatan sekolah.
PMI sendiri dinilai memiliki keunggulan karena rutin menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan antar sekolah. Disdikbud bahkan mendorong agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkala, idealnya setiap bulan, guna meningkatkan partisipasi dan semangat siswa.
Selain itu, keterlibatan orang tua juga dianggap penting dalam mendukung aktivitas siswa. Dengan mengetahui kegiatan yang diikuti anak, orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan lebih optimal.
Lebih lanjut, ia menyebut jika penguatan ekskul PMI ininl diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta aktif dalam kegiatan kemanusiaan.
“Kalau orang tua ikut memahami, mereka jadi tahu aktivitas anaknya seperti apa. Ini penting untuk membangun sinergi antara sekolah dan keluarga,” pungkasnya.
Lia Abdullah | Wong | ADV
Comments are closed.