SAMARINDA, beritakaltim.co- Calon Gubernur Kaltim Rusmadi mendeklarasikan program rumah murah untuk pengentasan kemiskinan dihadapan ratusan pendukungnya yang hadir di Gedung Pramuka Jl M Yamin.
Dengan program rumah murah ini, masyarakat miskin bisa angsuran membeli tempat tinggal dengan angsuran dari Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta, yang hampir sama dengan tarif sewa rumah kontrakan.
“Masyarakat miskin pasti mampulah angsurannya Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta. Sudah saya perhitungkan semuanya, program rumah murah ini saya pastikan bisa berjalan,” kata Rusmadi, Sabtu (17/3/2018).
Menurut mantan Dekan Fakultas Pertanian Unmul, salah satu faktor kemiskinan masih terjadi, akibat ada beban sewa rumah bagi masyarakat yang belum memiliki rumah.
Mahalnya harga rumah, membuat warga tak ada pilihan lain selain menyewa setiap bulanan.
“Salah satu faktor miskin, karena terbebani sewa rumah yang tinggi. Jadi bagaimana hidup bisa tenang. Jadi kalau kami membuat program rumah layak huni, adalah sebuah keniscayaan,” kata Rusmadi yang pernah menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Bagi Rusmadi, tugas seorang Gubernur Kaltim ke depan harus menjamin kehidupan layak bagi masyarakat. Dengan menjalankan semua program untuk diarahkan mengurangi jumlah orang miskin.
“Kalau angka kemiskinan nggak turun, maka pemerintah daerah itu nggak (bekerja) efektif. Dan, program rumah murah bukan hal yang tak mungkin, asalkan pemerintah serius perhatikan masyarakat kecil,” kata Rusmadi, pria kelahiran kota Samarinda.
Dikatakan Rusmadi, banyak skema atau cara bagaimana pemerintah bisa sukseskan program rumah murah. Salah satunya melalui dari sisi Perusahaan Daerah (Perusda) untuk menjalankan program tersebut. Kemudian dari sisi perundang-perundangan maupun sisi kemampuan masyarakat membayar angsuran rumah murah, dapat berjalan. #ym
Comments are closed.