BeritaKaltim.Co

Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, Pemkot Bontang dan Stakeholder Tanam 1000 Pohon Mangrove

BONTANG. Beritakaltim.co – Menyambut hari konservasi alam nasional tahun 2019 yang jatuh pada 10 Agustus mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama Stakeholder laksanakan penanaman 1000 pohon mangrove di area Mangrove Park Taman Nasional Kutai (TNK) Saleba Bontang Utara, Sabtu (27/7/2019) pagi.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang hadir langsung dalam peringatan HKN ini meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan melestarikan mangrove, hal mengingat pentingnya peran mangrove dalam ekosistem baik pada hewan maupun pada manusia.

“Mangrove adalah penyumbang O2 terbesar, jadi mari kita jaga, kita rawat agar kelestarian mangrove kita tetap terjaga,” kata neni

Dijelaskannya, ekosistem mangrove merupakan sumberdaya alam yang memberikan banyak keuntungan bagi kehidupan manusia, Mangrove banyak memberikan fungsi ekologis dan karena itulah mangrove menjadi salah satu produsen utama perikanan laut.

Lebih lanjut, dijelaskan orang nomor 1 di Kota Bontang ini, dengan rata-rata produksi primer yang tinggi mangrove dapat menjaga keberlangsungan populasi ikan, kerang dan lainnya. Mangrove menyediakan tempat perkembangbiakan dan pembesaran bagi beberapa spesies hewan khususnya udang, kepiting dan jenis ikan yang dapat hidup di air payau.

“Dengan adanya hutan mangrove, maka akan melindungi kita dari bencana seperti abrasi pantai yang dapat mengakibatkan banjir bahkan terparah tsunami,” terangnya.

Kepala Balai TNK, Nur Patria Kurniawan mengatakan bahwa dalam peringatan HKN tahun 2019 ini pihaknya bekerjasama dengan PT Pupuk Kaltim dan PT Pama Persada Nusantara. Selain melaksanakan penanaman 1000 pohon mangrove, diadakan pula lomba perahu ketinting yang diikuti 20 peserta.

“Untuk mangrove yang kita tanam hari jni berjenis Sonneratia alba, mangrove ini merupakan tanaman yang menjadi habitat dari bekantan selain sebagai habitatnya mangrove jenis ini juga dapat menjadi olehan seperti minuman berbahan dari buah mangrove sehingga dapat lebih menambah nilainya baik bagi habitat alam maupun kepada masyarakat,” terangnya.

Dijelaskannya, ciri-ciri dari mangrove Sonneratia alba yakni Pohonnya selalu hijau, Kulit kayunya berwarna putih tua hingga coklat, Tangkai bunga pohon ini tumpul dengan panjang 1 cm, Daun mahkota warnanya putih, mudah rontok, Buahnya seperti bola, ujung bertangkai dan terbungkus kelopak bunga, Benang sari banyak, ujung berwarna putih dan pangkalnya berwarna kuning serta mudah rontok. Kelopak bunga 6 – 8, berkulit, bagian luar warnanya hijau sedangkan di dalamnya kemerahan, Akarnya berbentuk kabel di bawah tanah dan muncul di atas permukaan tanah sebagai akar nafas yang berbentuk kerucut tumpul, Daunnya berkulit, bentuknya bulat telur terbalik ujungnya membundar.(ML/Adv).

Comments are closed.