Bappeda Kaltim Gelar Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

oleh -289 views
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

BALIKPAPAN, beritakaltim.co – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan Optimalisasi Pelaksanaan Program Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019, Rabu (20/11/2019).

Kegiatan di Ballroom Hotel Le Grandeur Balikpapan ini dibuka resmi Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, dan dihadiri Plt Kepala Bappeda Kaltim Iman Hidayat, serta perwakilan Pemkab/Pemkot se-Kaltim.

Dalam arahannya Hadi menegaskan jangan ada aparatur pemerintah di daerah ini yang bisa tidur nyenyak, jika Kaltim belum sejahtera. Ia meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tingkat desa, kabupaten/kota hingga provinsi untuk terus bekerja keras menanggulangi kemiskinan.

“Percepatan penanggulangan kemiskinan ini merupakan PR kita bersama. Diperlukan kerja keras, perencanaan yang matang, data yang konkret serta aksi tepat sasaran, efektif dan efisien,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Wagub menyampaikan, angka kemiskinan di Kaltim memang hanya 5,94 persen. Cukup jauh di bawah angka kemiskinan nasional yakni 9,14 persen.

“Tapi kita tidak boleh berbangga hati. Sebab bisa kita lihat sendiri dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang miskin di sekitar kita,” tukasnya.

Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kaltim, Iman Hidayat menyinggung mengenai Alokasi Dana Desa (ADD) yang nilainya tidak sedikit. Di sisi lain titik-titik kemiskinan lebih banyak di pedesaan ketimbang perkotaan.

“Tapi kenyataannya, tidak cukup hanya dengan Dana Desa. Sementara ini kita lihat penyebabnya adalah sarana di pedesaan yang masih kurang,” kata Iman.

Ia mencontohkan, ketika produktivitas sebuah desa tinggi, maka seharusnya berbanding lurus dengan nilai ekonomi yang dihasilkan. “Tapi ternyata produksi tersendat lantaran infrastruktur pendukung yang terbatas,” ulasnya. #

Wartawan: Mansyah