BERITAKALTIM.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan menggelar pengukuhan relawan demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan yang berlangsung di halaman Kantor KPU Balikpapan, Sabtu (12/09/2020).
“Tugas relawan demokrasi yakni membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kepada masyarakat,” Ungkap Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha.
Menurutnya, KPU Balikpapan resmi melantik sebanyak 25 Relawan Demokrasi dalam pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan. Secara simbolis, penyematan identitas pun di lakukan kepada lima orang perwakilan relawan tersebut.
” Relawan demokrasi ini terbagi dalam lima segmen yang diangkat yakni pemula, perempuan, warga net, difabel dan keagamaan. Secara terinci, satu segmen terdiri dari lima orang dan mulai aktif bekerja hari ini setelah resmi dilakukan pengukuhan selama dua bulan,” paparnya.
“Mereka akan membantu sosialisasi KPU, bekerja sesuai dengan segmennya dan kami akan monitor,” ucapnya.
Diharapkan lima segmen ini dapat menyampaikan ke masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menentukan calonnya. Sehingga, dapat meningkatkan jumlah pemilih dalam Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan.
Namun, relawan demokrasi harus bersikap netral dan tidak boleh memihak salah satu pihak baik terhadap calon A maupun calon B. Selain itu juga, relawan demokrasi disaat bergerak dilapangan tidak boleh menggiring masyarakat untuk memilih salah satu calon.
“Saya ingatkan disini, ketika relawan demokrasi sudah dikukuhkan, maka secara otomatis sudah menjadi bagian penyelenggara itu artinya relawan harus bersikap netral,”pungkasnya. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.