BeritaKaltim.Co

Tingkatkan Kualitas Wasit, Juri dan Pelatih, IPSI Samarinda Gelar Penataran

BERITAKALTIM.CO- Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya pengetahuan serta pemahaman wasit, juri, dan pelatih, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda menggelar penataran di Gedung Pencak Silat Folder Air hitam Jalan AW Syahranie Samarinda, Sabtu (31/10/2020).

Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja IPSI Kota Samarinda dan rutin selalu digelar setiap tahun ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Kaltim yang juga selaku Walikota Samarinda, Syaharie jaang. Turut hadir pula Seketaris Umum Koni Samarinda Apri Gunawan beserta jajaran pengurus lainnya,Ketua IPSI Samarinda Asli Nuryadin,Kadispora Samarinda Erham Yusuf ,para wasit juri,pelatih pencak Silat,para Pimpinan perguruan pencak silat se-Kota Samarindaa serta para Atlet.

Dalam sambutannya, Syaharie Jaang mengungkapkan, penataran wasit, juri dan pelatih cabang olahraga pencak silat memang sangat dibutuhkan, seiring dengan perkembangannya. Penataran ini juga menurutnya memang membutuhkan pemahaman yang cukup tinggi, karena disinilah dasarnya.

“Alhamdulillah saya sekarang sangat banyak terlibat dalam pembinaan pencak silat, karena pencak silat adalah cabang bela diri asli leluhur. Dengan kata lain, pencak silat merupakan pilihan yang ideal bagi energi para remaja,” ujarnya.

Ja’ang menambahkan, selain meningkatan kualitas dasar, melalui penataran tersebut diharapkan dapat melahirkan wasit, juri dan pelatih baru demi kemajuan Pencak Silat di Kota Samarinda, Kaltim khususnya dan Indonesia umumnya. Karenanya, penataran ini merupakan bentuk dasar pengetahuan dan standarisasi bagi atlet untuk meraih prestasi yang lebih baik, di kejuaraan yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah tahun 2018 lalu saat ASEAN Games di Jakarta, atlet pencak silat Samarinda Iqbal Candra Pratama sukses meraih medali emas. Oleh karena itu, kunci utama keberhasilan atlet terletak pada pembinaan yang berkelanjutan, serta kemampuan seorang pelatih dalam memimpin atletnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan, dalam penataran ini peserta pelatihan utusan dari perguruan pencak silat Kota Samaarinda sebanyak 22 perguruaan. Adapun pembekelan dalam penataran itu di antaranya materi untuk pelatih yang diberikan peraturan pertandingan dan pedoman wasit juri pencak silat. “Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan wasit, juri dan pelatih IPSI Samarinda yang handal dan mengerti tentang peraturan yang baik dan benar dalam melatih dan mengerti tentang peraturan dalam bertanding.” tutur Asli.

Diketahui, pada hari yang sama pada saat pembukaan IPSI Samarinda juga membagikan peralatan latihan berupa Peaching dan Body Protector kepada seluruh perguruan silat yang berada dibawah naungannya. Diharapkan dengan peralataan latihan tersebut dapat menambah semangat berlatih bagi para pesilat di masing masing perguruaan, khususnya untuk pelatih. Agar setelah kembali ke perguruan masing masing bisa menerapkan ilmu yang diberikan untuk mendidik pesilat di perguruaannya kedepannya. Dengan pola latihan yang benar bisa menghasilkan atlet yang berprestasi untuk Samarinda dan bisa berlanjut menjadi atlet Daerah, Nasional bahkan Internasional. #

Wartawan : Ahmadi

Comments are closed.