BeritaKaltim.Co

UMK 2021 Balikpapan Diputuskan tidak Naik

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan bersama Dewan pengupahan yang melibatkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan perwakilan serikat pekerja yang ada di Balikpapan memutuskan tidak menaikkan Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan tahun 2021, Kamis (5/11/2020).

“Keputusan bersama ini sesuai dengan surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan yang meminta pemerintah provinsi tidak menaikkan upah minimumnya untuk tahun depan,” ungkap Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Rizal mengatakan, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Gubernur, Isran Noor, sudah menetapkan tidak ada kenaikan upah minimum regional tingkat provinsi pada 31 Oktober lalu.

“Tidak ada perubahan ini sejalan dengan surat edaran menteri ketenagakerjaan. Yaitu untuk Balikpapan nilainya adalah Rp 3.069.315 ini sama dengan angka tahun yang lalu,” ujarnya saat press conference di halaman kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis (05/11) siang.

Menurut Rizal, kesepakatan ini berdasarkan Surat keputusan bersama semua pihak dan akan dikirimkan ke pemerintah Provinsi Kaltim. Mengingat sejumlah pertimbangan yang digunakan dalam penetapan besaran UMK tahun 2021 di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini bisa diterima semua pihak.

“Ini pagi ini sudah saya tanda tangani. Paling lambat besok akan dibawa oleh kepala dinas tenaga kerja mungkin bersama beberapa anggota dewan pengubahan untuk disampaikan kepada bapak gubernur,” terangnya.

Rizal mengucapkan terima kasih kepada dewan pengupahan yang bersedia tidak menaikkan UMK dengan berbagai pertimbangan. Bahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan tercatat 71 persen perusahaan mengalami penurunan pendapatan di masa pandemi Covid-19.

Penetapan UMK 2021 paling lambat 9 November setelah disetujui Gubernur Kalimantan Timur. Meskipun UMK tetap, namun berdasarkan survei BPS balikpapan masih terdapat 9 % yang mengalami peningkatan ditengah situasi pandemik ini.

“Bagi perusahaan yang surplus seperti klinik, penyedia alkes bisa menaikan upah. Kita himbau untuk mereka yang ada di sektor kesehatan menaikan upahnya. Nanti kita buatkan suratnya,“ pinta Rizal. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.