BeritaKaltim.Co

APBD Samarinda 2021 Menjadi Rp2,5 Triliun, Anggota DPRD Interupsi

BERITAKALTIM.CO- DPRD resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) 2021 pada Rapat Paripurna Masa Sidang III, Senin (30/11/2020) lalu. Rapat paripurna pengesahan APBD Samarinda 2021 ini dipimpin Ketua DPRD Samarinda Sugiyono didampingi Wakil Ketua I Helmi Abdullah, Wakil Ketua II Rusdi dan Wakil Ketua III Subandi di Gedung DPRD Samarinda.

Sementara, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Sugeng Chairuddin beserta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Sekretaris DPRD Samarinda menghadiri Rapat Paripurna secara virtual.

Dalam rapat ini, terdapat perubahan dari semula RAPBD 2021 sekitar Rp 2.441.561.460.000 menjadi Rp 2.575.344.511.000. Hal ini memicu beberapa anggota DPRD melakukan interupsi. Alasannya, penambahan neraca anggaran itu belum diketahui oleh anggota DPRD Samarinda.

Wakil Ketua III DPRD Samarinda, Subandi mengatakan, terkait perubahan angka RAPBD tersebut yang disinyalir menjadi pemicu interupsi dalam rapat paripurna. Disampaikannya, bahwa tidak ada kesalahan paham antara DPRD Samarinda dan Pemkot.

“Gak ada perselisihan, yang diinginkan teman-teman hanya terkait berita acara dari angka Rp 2,4 triliun ke Rp 2,5 triliun itu,” kata Politisi PKS tersebut saat dihubungi melalui via telpon selulernya, Kamis(3/12/2020).

Subandi lantas meluruskan memang awalnya disodorkan angka Rp 2,4 triliun tersebut. Namun ternyata, Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi belum keluar.

“Nah, DBH dari Provinsi baru keluarnya dua hari terakhir ini. Sehingga terjadi miss komunikasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya hanya meminta rincian penambahan anggaran agar bisa disampaikan dan diuraikan. Hal Ini dilakukan agar pengesahannya nanti bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kalau ada penambahan teman-teman meminta laporan berita acara, sehingga diketahui semua anggota,” pungkasnya. #

Wartawan : Ahmadi

Comments are closed.