BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) memastikan stok (ketersediaan) bahan pokok (Bapok) di daerah masih aman, hingga menjelang hari besar keagamaan sampai memasuki tahun 2021.
Hal ini diungkapkan Kepala Disperindagkop UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor, salah satu bahan pokok diantaranya komoditas beras yang dipastikan cukup dua bulan kedepan. Ia menuturkan, kalau ada pertanyaan bagaimana menjelang dan memasuki hari besar keagamaan. Maka, stok beras masih aman.
“Januari kita akan bekerja lagi (datangkan), tentu terus kita dalami untuk penyediaannya, peredaran dan distribusinya,” kata Roby, sapaan akrab HM Yadi Robyan Noor di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu 16 Desember 2020.
Selain itu, gula pasir yang diperkirakan stoknya cukup hingga 4 bulan kedepan, minyak goreng sampai enam bulan dan komoditas bahan pokok lainnya dalam kondisi aman.
“Jadi, kalau kami rata-ratakan dari data lapangan, update sampai per 12 Desember kemarin. Maka, kira-kira stok kita mampu bertahan hingga rata-rata 3 bulan lebih satu hari,” tambahnya.
Namun, perkiraan ini diakui Roby, dapat terjaga selama tidak ada lonjakan atau kebutuhan mendadak sebab bencana alam atau semacamnya. Sehingga mengharuskan segera mengeluarkan persediaan (stok) yang sudah ada.
Selain mengenai stok, Roby menyampaikan hal penting yang juga menjadi isu nasional menjelang dan memasuki hari besar keagamaan, yakni stabilitas harga bahan pokok.
Diungkapkannya, disparitas atau gap harga antar kabupaten dan kota pasti ada, khususnya rata-rata harga jual tertinggi (HET) daerah pedalaman dan terpencil yang harus dibantu (subsidi).
“Semoga atas sinergi dan arahan Bapak Gubernur melalui Pak Sekda, kami selalu siap. Saya sampaikan stok aman dan harga stabil,” pungkas Roby. #
Wartawan : Ahmadi
Comments are closed.