BERITAKALTIM.CO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur telah mengumumkan 7 Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim periode 2022-2025. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat nomor 04/UKK-KPID/SET-DPRD/XII/2021.
Surat yang ditandatangi oleh ketua komisi I DPRD Kaltim, Jahidin menguraikan sebagai berikut; Dengan ini diumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan (Fit and proper test) calon anggota Komisi Penyiaraan Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur periode 2022-2025 yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 07 Desember 2021, pukul 09.00 Wita -18.00 Wita, bertepatan di ruang Jati meeting room, Hotel Grand Jatra, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, sebagai berikut.
Nama-nama yang dinyatakan lulus menjadi anggota KPID Provinsi Kaltim periode 2022-2025 adalah; Ali Yamin Ishak, Irwansyah, Adji Novita Wida Vantina, Dedi Pratama, Tri Herianto, Hajaturamsyah, Hendro Prasetyo.
Hasil keputusan tim seleksi uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon anggota KIPD provinsi Kaltim periode 2022-2025 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Menanggapi hal tersebut, calon anggota yang terpilih, Irwansyah mengucapkan syukur atas keterpilihannya.
“Alhamdulillah, jam 9 tadi pagi saya sudah melihat pengumuman yang beredar digrup WhatsApp dan sudah ditandatangani ketua komisi 1,” ujar Irwan membenarkan.
Ia juga sudah menelepon semua peserta yang masuk 7 besar, saya sampaikan rekan-rekan komisioner dan mengucapkan selamat terpilih menjadi komisioner KPID Kaltim, walaupun belum ada pengumuman resmi di website DPRD provinsi Kaltim.
Pun pihaknya akan menunggu pengumuman resmi dari DPRD provinsi Kaltim, serta mengucapkan terimakasih banyak atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah.
“Saya purna bulan januari, setelah itu melanjutkan estafet kedua bersama 3 incumben dan 4 komisioner baru. Tanggung jawab kami semakin besar sebagai persentase masyarakat Kaltim yang menjaga penyebarluasan informasi yang layak sesuai dengan hak asasi manusia di 10 kabupaten kota yang cukup besar wilayahnya,” urainya, Rabu (8/12/2021).
Lebih lanjut, Irwansyah mengatakan bahwa sejumlah tugas dan tanggung jawab besar telah menanti komisioner yang baru terpilih, salah satunya yakni persiapan migrasi digital, pengawasan penyiaran menuju IKN.
“Sebagai supporting partner KPU, Bawaslu dan tugas berat lainnya. Kami juga memohon doa restu kepada semua pihak agar kami bekerja maksimal untuk kemajuan penyiaran di kaltim,” pungkasnya. #
Wartawan: Heriman
Comments are closed.