BERITAKALTIM.CO- Dalam rangka mendukung ekspor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Apical Group, salah satu produsen minyak kelapa sawit berkelanjutan berpartisipasi pada acara ‘Pelepasan Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller’ dari Indonesia ke Korea Selatan.
Apical Group melalui PT Kutai Refinery Nusantara kembali melakukan ekspor komoditas PKE perdana sebesar 7000 MT.
Pelepasan ekspor dilaksanakan di Pelabuhan shiploader dan dihadiri oleh Balai Karantina Pertanian Balikpapan, Kantor Bea Cukai Balikpapan serta beberapa orang perwakilan manajemen PT KRN.
Hal ini mengindikasikan bahwa sektor hilirisasi produk sawit menjadi penyangga pertumbuhan ekonomi khususnya di masa pandemi.
Kasi Kawasan Berikat Kantor Pelayanan Bea Cukai Balikpapan, Didik Nurjayadi mengatakan, bahwa 10 produk turunan sawit yang dihasilkan oleh Apical Group di Balikpapan merupakan terobosan yang sangat bagus, karena ada tambahan devisa negara dari kegiatan ini.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan”, ujar Didik.
Adapun jenis komoditas yang diekspor adalah Palm Kernel Expeller (PKE) yang dapat digunakan untuk bahan baku pakan ternak di beberapa negara-negara yang bermusim dingin.
“Ini merupakan produk turunan sawit yang ke 10 yang telah dihasilkan oleh PT Kutai Refinery Nusantara. Kami berharap, gerakan ekspor terus menjadi rutinitas sesuai dengan bahan baku yang tersedia di area kami, sehingga bisa memberikan manfaat kepada daerah dan masyarakat sekitar kita,” kata M. Jaya Budiarsa, Head of Social Security and Licensing Apical Group Balikpapan.
Kegiatan ekspor perdana ini dilepas langsung oleh Kepala Bea Cukai Balikpapan melalui pelabuhan shiploader perusahaan.
Dalam kesempatan yang sama dr. H. Niken Pandansari, Sub Koordinator Substansi Pengawasan dan Penindakan menambahkan bahwa PKE yang diekspor hari ini merupakan bungkil hasil olahan minyak sawit yang dapat digunakan sebagai pakan ternak di beberapa negara tujuan ekspor.
“Karantina pertanian sangat mendukung diversifikasi produk pertanian ini karena sejalan dengan program TRIEKSPO yang dicanangkan oleh pemerintah sejak Agustus tahun lalu. Kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk peningkatan perekonomian Provinsi Kalimantan Timur,” tambah Niken.
Apical Group sangat mendukung program ekspor pertanian, terutama untuk produk yang berhubungan dengan minyak kelapa sawit berkelanjutan. Sebagai salah satu pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia, Apical Group memiliki keunggulan strategi produksi untuk melayani kebutuhan pasar domestik dan ekspor ke lebih dari 30 negara di dunia.
“Semoga partisipasi PT Kutai Refinery Nusantara (Apical Group) pada kegiatan ekspor ini dapat mendukung semua program pemerintah, yakni ekspor pertanian, sekaligus membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Budiarsa. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.