BERITAKALTIM.CO Warga Kelurahan Muara Rapak mengeluhkan soal Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah mereka, karena adanya lampu jalan mati namun tidak kunjung mendapat perhatian dari pihak terkait.
Hal ini mendapat tanggapan dari Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Oddang yang melihat langsung kondisi PJU di kawasan ini.
Seperti PJU di jalan Soekarno Hatta Km 2 Balikpapan Utara tepatnya samping Kelurahan Muara Rapak dan sepanjang jalan Inpres Muara Rapak hampir dua bulan mati.
“Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, kawasan ini ramai dan sangat rawan kecelakaan jika PJU padam seperti ini,” ucap Oddang panggilan akrabnya saat meninjau PJU di Muara Rapak, Jumat (27/5/2022).
Terkait laporan ke pihak terkait, Oddang katakan, seperti apa yang dibicarakan warga , mereka telah melapor ke pihak kelurahan, dan infonya pihak kelurahan telah melanjutkan pelaporan Ke Dinas Perhubungan. Tetapi tidak pernah dihiraukan sampai saat ini.
“Dinas Perhubungan harusnya lebih kreatif eksen turun langsung melihat ke lokasi. Sudah ku lihat , disini ada beberapa titik lampu yang mati, gelap dan sangat rawan,” ucapnya kepada awak media Beritakaltim.co.
Oddang menyebut hampir dua bulan warga mengeluhkan lampu mati , belum ada tindak lanjutnya seharusnya pihak Dinas Perhubungan memeriksa ke lokasi untuk mengecek langsung.
“Jangan bilang kalau persediaan boala lampu habis. Kita kan belum tahu kalau tidak memeriksa ke lokasi, lampunya ataukah yang lainnya rusak, harusnya turun kesini, ngecek disini,” ucapnya
Warga yang diwakili oleh Ketua RT berharap baik Dinas terkait maupun PLN agar bertanggungjawab mengganti dan memasang lampu yang berada di pertigaan jaln Soekarno Hatta KM 2 Muara Rapak (Persisnya di samping Kelurahan Muara Rapak) dan sepanjang jalan Inpres.
“Hampir dua bulan lampu mati, lapor sudah tetapi sampai sekarang juga tidak ada tanggapannya,” ucap Ketua RT 26 Achmad Anam.
“Laporan ke lurah sudah, lampu mati disini berbahaya, gelap, rawan kecelakaan karena lalu lintas disini ramai. Coba lihat kesini sepanjang jalan Inpres ini, PJU mati, tapi tidak ada tindak lanjutnya,” kata Ketua RT 35 Rudi. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.