BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan bekerjasama dengan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Balikpapan melaksanakan gebyar Paud sekaligus Lauching Paud Holistik Integratif (PAUDHI).
Gebyar PAUD sekaligus launching PAUDHI dengan tema mendukung komitmen bersama PAUD satu tahun pra sekolah dasar untuk mewujudkan PAUD Berkualitas diikuti 400 anak perwakilan enam kecamatan yang berlangsung di Balikpapan Sport and Covention Center (BSCC) Dome, Senin (6/6/2022).
Serangkaian acara dimulai dari senam, pagelaran seni tari dan juga memperkenalkan melukis batik khususnya batik motif klubut kepada anak didik Paud dengan memberikan simbolis alat untuk melukis batik kepada perwakilan enam kecamatan.
Kegiatan ini dibuka oleh Wali kota Balikpapan yang diwakili Kepala Disdikbud Balikpapan Purnomo, Ketua HIMPAUDI kota Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud dan perwakilan Dinas terkait serta para Bunda-bunda PAUD dan peserta didik PAUD.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Purnomo mengatakan, Pemkot Balikpapan mendukung komitmen bersama PAUD untuk satu tahun pra sekolah dasar untuk mewujudkan PAUD berkualitas.
Perkembangan anak usia dini secara holistik dan integratif merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan SDM berkualitas berdaya saing dan berkelanjutan, sesuai arahan Presiden yang tertuaang dalam RPJMN 2020-2024.
Purnomo mengatakan, kegiatan PAUD Holistik Integratif merupakan pendidikan menyeluruh dengan mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak.
“Pola pendidikan anak tidak hanya mengembangkan aspek pengetahuan semata, tapi juga aspek gizi, kesehatan pengasuhan dan perlindungan,” jelasnya.
Purnomo menyampaikan, Pentingnya implementasi PAUDHI pada anak usia dini karena mereka aset bangsa yang akan berperan sebagai penerus bangsa, oleh karena itu anak wajib mendapatkan hak dasar dan perlindungan dari berbagai kekerasaan eksploritasi dan diskriminasi demi mewujudkan generasi berwawasan dan bersaing.
“Investasi pada anak usia dini adalah hal terbaik untuk masa depan dan kunci untuk penbangunan berkelanjutan, oleh karena itu urusan layanan PAUD merupakan urusan semua orang dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah,” akunya.
“Saya juga meminta masyarakat dan stakeholder terkait untuk bersama-sama mewujudkan Kota Balikpapan sebagai penyangga IKN menuju kota yang ramah dan layak anak, buka anak kita saja tapi bagi seluruh anak di kota Balikpapan dan jadi tanggujg jawab kita bersama,” katanya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj Nurlena mengatakan, dalam kegiatan Gebyar PAUD ini melibatkan 400 anak paud di seluruh kota Balikpapan. Serangkaian kegiatan dilakukan mulai dari senam, pertunjukan seni tari, dan mengenalkan batik, khususnya batik motif klubut. Batik di kota Balikpapan bermacam motif untuk itu mari bersama-sama membangun kota Balikpapan.
“Kegiatan ini sebagai titik awal program pengembangan anak usia dini melalui program PAUDHI,” katanya.
Nurlena menyebut kegiatan ini telah dicanangkan beberapa waktu lalu, tapi berhubung kasus pandemi Covid-19 melonjak di Balikpapan maka pelaksanaannya ditunda.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar anak-anak tumbuh kembangnya berjalan baik, perlu dukungan para orangtua yang ikut mendidik dan mendampingi anak,” katanya.
Nurlena berharap adanya kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi antara PAUD dengan Pemkot Balikpapan dan CSR agar bisa sinergitas dan semakin meningkatkan kualitas PAUD di Kota Balikpapan. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.