BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji mendorong pemerintah mengangkat atlet berprestasi menjadi PNS (pegawai negeri sipil). Ini untuk merangsang para atlet untuk memacu prestasinya dalam dunia olahraga.
“Itu salah satu faktor rangsangan mereka bisa berprestasi. Memang tidak bisa semua, tapi ada beberapa atlet-atlet berprestasi bisa jadi pegawai negeri sipil, misal di Pemprov Kaltim,” lanjutnya.
Menurut Aji Seno wacana tersebut diusahakan agar menjadi bahan diskusi antara lembaga DPRD dan Pemprov Kaltim.
“Ini jadi diskusi kami. Semoga ke depan Pemprov Kaltim bisa mempertimbangkan hal ini,” pungkasnya.
Masa dpan atlet selalu menjadi bahan perbincangan para pegiat olahraga. Mulai dari tingkat nasional sampai di daerah, karena belum ditemukan formulasi yang jelas bagaimana kelanjutan seorang atlet yang telah mengukir prestasi bagi daerah maupun negara.
Selama ini, para atlet telah memberikan pengabdian luar biasa bagi negara. Mereka mengorbankan waktu untuk berlatih keras, hingga akhirnya memperoleh prestasi. Namun pada usia tertentu, karir olahraganya harus terhenti. Pasca tidak lagi lagi menjadi atlet, banyak terjadi mereka seolah terbuang begitu saja.
Munculnya wacana menjadikan atlet berprestasi menjadi pegawai negeri saat Pemprov Kaltim mencairkan bonus atlet yang berprestasi di Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI.
Bonus atlet secara simbolik diserahkan Gubernur Kaltim Isran Noor kepada para atlet Selasa (1/11/2022) lalu.
Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim, menjelaskan penyaluran bonus atlet bisa jadi perangsang bagi insan olahraga di Kaltim, agar bisa menjaga dan menambah daya juang meraih prestasi.
“Saya kira bonus itu menjadi perangsang atlet dalam hal meraih prestasi,” ungkap Seno Aji. #ADV
Comments are closed.