BeritaKaltim.Co

12 Catatan Beritakaltim Tentang Kukar 2022; Kolaborasi Membangun Desa

KLEIDOSKOP KUKAR 2022

BERITAKALTIM.CO- Pandemi Covid-19 melandai sepanjang tahun 2022, setelah selama dua tahun terakhir bergelut habis-habisan melawan serangan virus dan menahan dampak ekonomi yang dahsyat akibat adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara termasuk yang beruntung karena ada program “Kukar Bebaya”, yang tepat dilaksanakan selama masa pandemi terjadi di daerah itu.

“Kukar Bebaya” adalah program dedikasi Bupati Edi Damansyah bersama wakilnya Rendi Solihin. Program itu lahir untuk merealisasikan janji kampanye politik ketika keduanya mencalonkan diri sebagai pasangan bupati dan wakil bupati. Nama program besarnya adalah IDAMAN atau singkatan dari Kukar berinovasi, berdaya saing dan mandiri.

Inti dari pelaksanaan program “Kukar Bebaya” adalah bagaimana menaikkan fiskal desa-desa dan kelurahan di daerah. Karena ada 193 desa dan kelurahan sebagai ujung tombak ketahanan ekonomi masyarakat.

Terlebih saat terjadi pandemi, di mana tiap desa diharapkan mampu menyiapkan sendiri secara mandiri sumber pangannya. Gerakan menanam kebutuhan dapur di pekarangan rumah sendiri, hingga menggerakkan agar pemerintahan desa kreatif mendorong masyarakat dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) menjadi andalan tumbuhnya perekenonomian desa.

Pemerintahan Edi Damansyah – Rendi Solihin juga mendorong pihak swasta yang beroperasi untuk membantu desa-desa dan BUMDes yang ada di sekitar mereka. Baik itu dalam bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) yang telah menjadi kewajiban perusahaan, juga adanya kolaborasi usaha melibatkan kekuatan ekonomi desa di dalam perusahaan. Misalnya dalam usaha angkutan hasil produksi perusahaan, di mana armada pengangkutnya bekerjasama dengan BUMDes.

Alhasil, sepanjang tahun 2022 yang terdengar dari desa-desa di Kutai Kartanegara adalah adanya denyut pertumbuhan yang positif. Ada gairah untuk bangkit. Desa-desa malah bersemangat menghidupkan tempat-tempat wisata yang kini akrab disebut dengan desa wisata.

Catatan terbaiknya, Di Kutai Kartanegara sejak tahun 2022 sudah nol desa tertinggal. Sebelumnya (2020 dan 2021) masih memiliki 21 desa tertinggal. Berdasarkan catatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kutai Kartanegara, saat ini berdasarkan hasil survei Indeks Desa Membangun (IDM), status desa-desa itu adalah sebanyak 74 desa berkembang, 73 desa maju, dan 46 desa mandiri.

Berikut catatan Beritakaltim.co memotret tahun 2022.

1. Program Terang Kampungku 2022

Program ini bertujuan untuk memastikan desa-desa Kutai Kartanegar teraliri listrik selama 24 jam. Kondisi di Kukar, rasio elektrifikasi mencapai 90 persen lebih. Tersisa 10 persen. Walaupun ini pekerjaan cukup berat mengingat geografis desa-desa di kabupaten itu, tapi Pemkab Kukar sejak tahun 2021 sudah mengerjakan secara bertahap, meliputi; Tahun 2021 berupa pemetaan, terdapat 17 desa yang belum teraliri listrik 24 jam. Pada tahun 2021, Desa Muara Enggelam di Kecamatan Muara Wis telah menggunakan PLTS Komunal dan menjadi model bagi desa-desa di Kukar.

Kemudian tahun 2022, realisasi dari pemetaan tersebut diantaranya pemberian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal. Pemkab Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mengalokasikan Rp4 miliar untuk program :Terang Kampungku. Program ini juga disambut Pemprop Kaltim yang memberikan bantuan 2 unit PLTS untuk desa Menamang Kiri dan Menamang Kanan di Kecamatan Muara Kaman.

Rencananya tahun 2023, dilakukan pembangunan 2 unit PLTS Komunal untuk menyelesaikan target 17 desa yang belum teraliri listrik. Dari 17 desa saat ini sudah berkurang menjadi 13 desa. Dijadwalkan Desa Muhuran dan Desa Sebelimbingan akan dialiri listrik PLN dan telah dipasang pancang tiang-tiang listrik pada 2 desa itu.

2. Program Kredit Kukar Idaman (KKI)

Yang ditunggu-tunggu para pedagang UMKM (Usaha mikro, kecil dan menengah) itu akhirnya diluncurkan oleh Pemkab Kukar. Kamis 24 Maret 2022, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin meluncurkan Kredit Kukar Idaman (KKI). Pemkab berkolaborasi dengan Bankaltimtara, sehingga pedagang yang ikut KKI tidak dikenakan bunga alias bunga nol persen, serta tidak ada agunan pinjaman.

3. Laptop untuk Penggerak Pertanian

Keuatan ekonomi desa salah satunya adalah sektor pertanian. Karena itu Pemkab Kukar menaruh harapan besar sektor ini tumbuh pesat untuk mencapai tujuan program dedikasi IDAMAN. Salah satu caranya adalah melengkapi petugas penggerak pertanian dengan laptop alia komputer jinjing untuk memacu kerja-kerja lapangan.

Bertempat di Taman Teknologi Pertanian Tenggarong Seberang, Senin (17/5/2022) Bupati Edi Damansyah menyerahkan 59 unit laptop kepada pelaku dan penggerak pertanian di Kukar. Bupati menginginkan selain untuk memudahkan komunikasi dan informasi juga dapat dimanfaatkan untuk memasarkan hasil pertanian secara online.

Insan pelaku dan penggerak kemajuan pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara itu adalah petani, pemuda tani milenial, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), penyuluh swadaya, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT).

Bupati Kutai Kartanegara mengajak generasi milenial untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian, karena saat ini jumlah petani di Kukar tak sampai 42 persen dari total penduduk. Menurut Bupati jumlah tersebut masih kurang untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan yang mampu memenuhi kebutuhan IKN Nusantara.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJD) Kukar 2021-2026, Pemkab Kukar menyiapkan lahan seluas 7.628 hektare di lima kecamatan untuk mewujudkan proyek tersebut.

4. Hidupkan Lagi Gotong Royong

Bupati Edi Damansyah, Rabu 25 Mei 2022, menghadiri acara Bulan Bakti Gotong-Royong Masyarakat (BBGRM) di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Inilah acara untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, setelah selama dua tahun tersendat akibat terjadinya pandemi covid-19 di seluruh dunia.

Edi Damansyah percaya kekuatan dari masyarakat yang dipimpinnya adalah gotong royong. Itu sebabnya dalam kepemimpinannya dia meluncurkan slogan; “Betulungan Etam Bisa”.

5. Program Kukar Kaya Festival

Festival adalah salah kegiatan keramaian untuk mendatangkan banyak orang, apakah itu wisatawan lokal, regional maupun nasional dan internasional. Lantaran itu, memahami begitu pentingnya sebuah festival untuk mendatangkan wisatawan ke Kutai Kartanegara, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan wakilnya Rendi Solihin merancang program 100 festival dan masuk dalam RPJMD (Rencana Program Jangka Menengah Daerah) tahun 2021-2026.

Dengan program itu, Bupati mendorong setiap kecamatan bahkan desa-desa untuk menggalakkan kegiatan di desa-desa. Seperti Tenggarong International Folk Arts Festival yang dilaksanakan pada Rabu (20/7/2022), selain acara Erau yang sudah menjadi agenda rutin.

6. Tiap Desa Bangun BUMDes

Tidak semua desa di Kutai Kartanegara berkarakter dan memiliki potensi ekonomi sama. Tapi, Bupati Edi Damansyah menginstruksikan semua desa membentuk BUMDes (Badan Usaha Mulik Desa). Hal itu sesuai juga dengan perintah Undang-undang nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, BUMdes didirikan antara lain dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADesa).

Dari 193 desa di Kukar, baru 18 yang memiliki BUMDes berbadan hukum.

7. Tahun 2023 Desa di Kukar Tidak Ada Blankspot

Terdeteksi, ada delapan desa di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami blankspot. Karena itu Bupati Edi Damansyah memberi penugasan khusus kepada PT Tunggang Parangan (Perseroda) untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Bupati meminta tahun 2023, tidak ada lagi blankspot di kabupaten tersebut.

Tugas BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Tunggang Parangan, menghadirkan Teknologi Broadband 6.0, atau telekomunikasi berbasis wifi untuk zona ulu yang masih blankspot, desa-desa di pinggir danau, hingga desa-desa kecil di Delta Mahakam, Kecamatan Anggana.

Teknologi Broadband 6.0 sudah dilakukan BUMD Tunggang Parangan di beberapa wilayah, di antaranya Dusun Marangan, Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu.

8. Pemilihan Kepala Desa Serentak

Salah satu kekuatan desa terletak dari sosok pemimpin desanya. Pada 14 September 2022 dilaksanakan pemilihan Kepala Desa atau Pilkades serentak di Kabupaten Kutai Kartanegara. Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menerbitkan surat edaran (SE) nomor B- 2337/DPMD/II.I/065.II/08/2022 dan menetapkan hari libur pada hari pemungutan suara pemilihan kepala desa.

Pilkades serentak 2022 diikuti sebanyak 86 desa yang tersebar di 16 Kecamatan, dengan jumlah 303 orang calon kepala desa.

9. Tiap RT Disuport Anggaran Rp50 Juta per Tahun

Pogram andalan Pemkab Kutai Kartanegara yang telah dimulai pada tahun 2022 ini adalah distribusi anggaran untuk para ketua RT di seluruh kabupaten itu. Yaitu berupa pengalokasian Rp50 juta untuk setiap RT, yang pada tahun ini sebagian anggarannya untuk membeli kendaraan operasional sepeda motor. Tapi adanya juga perahu untuk desa-desa perairan.

Ada sebanyak 3.134 RT di Kukar yang akan menerima manfaat dari program ini.

10. Launching Apliķasi Se-Desa

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kukar berkolaborasi bersama Diskominfo Kukar resmi melaunching Aplikasi Sie-Desa (Aplikasi Sistem Informasi Elektronik Desa). Launching Sie-Desa dilakukan usai acara Silaturahmi Daerah (Silatda) Bupati Kukar bersama Kepala Desa dan aparat Se-Kab Kukar, di Gedung Bela Diri Kompleks Stadion Aji Imbut, Rabu (9/11/2022).

Dengan aplikasi ini memungkinkan pemerintahan desa melakukan penghimpunan, penyajian data Perencanaan Desa dan data Kelembagaan Desa. Aplikasi Sie-Desa ini berbentuk aplikasi Web, yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

11. Penyediaan Air Bersih

Ternyata masih ada 21 persen penduduk Kutai Kartanegara yang belum menikmati air bersih. Karena itu pemerintahan Edi Damansyah – Rendi Solihin menaruh komitmen atas persoalan penyediaan air bersih di desa-desa. Targetnya tahun 2023 persoaolan itu sudah selesai.

Caranya adalah dengan membangun Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Di dalam RPJMD, masuk 60 desa yang menjadi lokus utama realisasi program air bersih tersebut. BUMDes juga didorong untuk menjadi pengelola Pansimas di desa-desa.

Juga dengan membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Water Treatment Plant (WTP), yakni sistem terpadu untuk mengolah air. SPAM yang sudah dibangun diantaranya di Desa Melintang, Kecamatan Muara Wis, Kamis (10/11/2022).

12. Kabupaten 1.000 Wisata Desa

Di antara 10 kabupaten di Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara termasuk yang memiliki kawasan wisata desa yang komplit. Mulai dari wisata memancing di laut yang dikembangkan oleh PT PHM (Pertamina Hulu Mahakam) di kawasan Delta Mahakam, hingga ke hulu di mana tiap desa seolah berlomba-lomba membentuk kawasan destinasi wisata. Alhasil beragam tempat wisata kini bisa dinikmati pengunjung, bukan lagi lagi hanya wisata budaya dan kerajaan di Kota Tenggarong dengan penampilan kerajaan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, tapi juga wisata sungai dan budaya suku-suku pedalaman.

Beberapa kalangan menyebut Kukar dengan sebutan sebagai kabupaten 1000 wisata desa. #

Leave A Reply

Your email address will not be published.