BeritaKaltim.Co

Rizki Hilang dari Kapal Saat Mau Mengumpulkan Limbah Batu Bara di Muara Sungai Mahakam

BERITAKALTIM.CO- Seorang anak buah kapal (ABK) hilang di sekitar perairan Muara Pegah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Diduga korban jatuh ke laut antara Buoy 6 hingga Buoy 11.

Informasi yang diterima redaksi Beritakaltim menyebutkan, kecelakaan laut itu terjadi Senin (16/1/2023), sekitar jam 17.50 Wita. Ketika itu Kapal dengan nama lambung KM Bersama 88, ditumpangi 2 orang (ABK), Riski dan Juntak, berniat mencari limbah batu bara dari kapal-kapal pontondi kawasan Muara Kembang.

Kegiatan bongkar-muat batu bara ramai berlangsung di ujung Sungai Mahakam yang menghubungkan Selat Makassar, sehingga mengundang masyarakat mencari limbah yang dikumpulkan dan kemudian dijual kembali kepada pihak yang menampung.

Saat menuju kapal-kapal ponton itu dari kawasan Muara Pegah, ternyata baru diketahui kalau Rizki tidak ada lagi di atas kapal. Rekannya itu memperkirakan Rizki terjatuh ke laut yang menghubungkan Muara Sungai Mahakam dengan Selat Makassar, di sekitar Buoy 6 hingga Buoy 11.

“Kami menerima informasi kejadian itu hari Selasa jam 12.15 Wita dari pelapornya bernama Bripka Sugeng dari Polairud Polda Kaltim. Sekarang tim SAR sudah menuju ke lokasi melakukan pencarian,” kata Melkianus Kotta, Kepala Basarnas Kaltim dalam pernyataan resmi, Selasa (17/1/2023).

Dengan membawa perlengkapan rescue, tim Basarnas mengerahkan unit siaga SAR Samarinda bergabung dengan unsur-unsur terkait yang sudah ada di tempat kejadian untuk melakukan upaya pencarian. #

Wartawan: Charle

Leave A Reply

Your email address will not be published.