BeritaKaltim.Co

Seno Aji Sepaham dengan Tuntutan Isran Noor Soal DBH

BERITAKALTIM.CO | BKTV Channel – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kedatangan tamu. Kali ini adalah sebuah tim penilai yang akan memberikan Penghargaan Pembangunan Daerah. Singkat cerita, di tangan tim inilah penialaian hitam-putih pembangunan yang telah dilaksanakan Kalimantan Timur.

Pertemuan yang diwarnai dialog dua arah, berlangsung dinamis. Ada kritikan dilontarkan Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji/ terkait sistim anggaran yang masih dirasakan tidak adil bagi rakyat Kaltim. Seno Aji mengklaim sumbangan Kaltim untuk kas negara dihitung dari PDRB mencapai Rp900 triliun, tapi yang kembali ke Kaltim berupa transfer dana bagi hasil tidak sampai Rp50 triliun.

“Mumpung ada orang Bappenas. Sekalian kita sampaikan aspirasi warga Kaltim soal anggaran bagi hasil daerah,” kata Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim.

Sebenarnya pertemuan itu tidak khusus membicarakan tuntutan bagi hasil saja. Tapi lebih banyak menyangkut inovasi yang terjadi di Kalimantan Timur untuk mengejar pendapatan dari sektor hilir. Tim penilai melihat peluang hilirisasi sektor perkebunan kelapa sawit, juga produksi pertambangan.

Tim penilai utama yang datang dari Jakarta adalah Sumedi Andono Mulyo dan Ahmad Dading Gunadi dari Bappenas, serta Profesor Tommy Firman tim penilai independen yang juga guru besar Institut Teknologi Bandung.

Tuntutan yang diucapkan Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, sejalan dengan perjuangan konsisten Gubernur Isran Noor. Tentang dana bagi hasil, Gubernur Isran yang juga Ketua Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia mempertahankan agar pembagiannya 70-30 persen. Sebanyak 70 persen untuk daerah penghasil dan 30 persen pemerintah pusat.

Karena ada kesamaan keinginan berjuang itu, Seno Aji mengatakan kalau saat ini hubungan para wakil rakyat di legislatif dengan eksekutif sedang mesra-mesranya.

Dari Samarinda/ Tim BKTV/ melaporkan. #

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.