BERITAKALTIM.CO- Bertempat di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, dilaksanakan Acara Penyerahan SK (Surat Keputusan) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (4/5/2023).
Sebanyak 446 orang mendapat SK dengan Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan Formasi Tahun 2022 dari berbagai rumah sakit Samarinda dan Balikpapan. Diantaranya Rumah Sakit Abdul Wahab Syahrani, Rumah Sakit Kopri Kalimantan Timur, Rumah Sakit Atma Husada Mahakam dan Rumah Sakit Dr. Kanujoso Djati wibowo.
Mereka diberikan Nomor Induk Pegawai (NIP) Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Kepala Badan Kepegawaian Negera (BKN). Sementara pengangkatannya oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, dalam sambutannya berpesan kepada Tenaga Kesehatan yang sudah diangkat sebagai PPPK agar bekerja dengan ikhlas, bekerja keras, bekerja dengan cinta dan terakhir tidak lupa selalu berdoa.
Wagub menceritakan, kisah perjuangan Siti Hajar istri Nabi Ibrahim AS.
“Kisah yang saya ceritakan ini adalah fenomena datangnya rejeki, bahwa rejeki itu datang kepada bapak ibu sekalian, kepada saya dan kepada kita semua dengan setidak-tidaknya 4 syarat apa yang telah dilakukan Siti Hajar,” ujarnya.
“Yang pertama Siti Hajar memiliki ketulusan dan keikhlasan, yang kedua dia selalu bekerja keras dan berusaha. Apa yang dia lakukan pergi ke bukit Shafa dan bukit Marwah, makanya perjalan dari bukit Shafa ke bukit Marwah itu diabadikan dengan ibadah yang diberinama syai, artinya berusaha, yang ketiga dia mencintai anaknya Ismail dan yang ke empat tetap berdo kepada Alah kepada Tuhan,” tuturnya.
“Empat syarat datangnya rejeki itu yang pertama keikhlasan, yang kedua kerja keras, yang ketiga cinta, yang keempat berdoa. Kalau bapak melakukan ini ASN atau tidak PPPK atau tidak punya koneksi atau tidak, rejeki akan datang kepada orang yang melakun emat hal ini,” tegasnya.
Hadi Mulyadi juga berpesan kepada pegawai yang baru diangkat agar mempunyai cita-cita yang luhur mempunyai wawasan yang jauh kedepan.
“Oleh karena itu saya menghimbau kepada bapak ibu sekalian milikilah cita-cita yang luhur dalam hidup ini, minimal membahagikan orang tua,karena cita-cita yang paling mulia. Lebih tinggi lagi memberi manfaat bagi masyarakat, lebih tinggi lagi memberi manfaat kepada Indonesia, kepada bangsa dan negara,” katanya.
“Cita-cita yang luhur ini memberi dampak yang berbeda dengan semangat yang berbeda, gairah bekerjapun kita berbeda. Itu yang dimiliki Siti Hajar, dia tahu bahwa apa yang diperintahkan suaminya nabi Ibrahim AS, yakni bukan urusan sederhana,urusan sekian abat kedepan. Oleh sebab itu doa Nabi Ibrahim AS, istri dan anaknya sekarang membuat kota Mekah menjadi kota metropolitan yang termaan di seluruh dunia,” ucapnya.
Sebelum menutup sambutannya Hadi Mulyadi mempertegas lagi agar bisa bekerja keras dimanapun dia bekerja dan berada. Karena hanya dengan bekerja keras bisa menghujutkan cita-cita dan kesuksesan dan tidak lupa selalu berdoa. Karena doa adalah faktor x yang bisa mendatangkan rejeki dan kesuksesan yang tidak disangka-sangka. #
Reporter: Fathur | Editor: wong