BERITAKALTIM.CO- Telah terjadi kebakaran 1 unit rumah apung (rakit) di Jalan Jendral Ahmad Yani RT. 009, Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai, Rabu (3/5/2023).
Kejadiannya sekitar pukul 15.35 wita. Pemilik rumah adalah Haji Lan, yang sehari- hari menjual Gas LPG, Bensin dan Garam Curah.
Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kapolsek Kecamatan Muara Muntai menerangkan, petugas kepolisian sedang menyelidikan penyebab kebakaran. Data awal menyebutkan, rumah apung itu memang menjajakan gas elpiji dan bensin.
Polisi sudah meminta keterangan dari saksi Jainudin (28) yang mengakui pertama kali melihat kebakaran. Dia melihat kobaran api ketika mau pulang dari toko tempatnya berdagang.
“Saya mau beristirahat setelah pulang dari toko, sekitar pukul 15.35 wita. Kemudian terlebih dahulu mandi, setelah mandi dari belakang rumah tiba-tiba saya melihat percikan api di dinding rakit dan mengeluarkan api. Lalu saya berteriak meminta pertolongan,” tutur Jainudin.
Sementara saksi Nurul (34) yang pertama mendengar teriakan Jainudin, akhirnya ikut juga berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan Jainudin dan Nurul meminta tolong, langsung berdatangan, dan berusaha memadamkan api.
“Saya kaget mendengar ada orang berteriak, ada kebakaran dan saya pun spontan berteriak meminta pertolongan,” ujar Nurul.
Di tengah kobaran api dan suara gas LPG yang meledak, warga segera berdatangan. Mereka dengan sigap membantu memadamkan api. Sekitar pukul 16.10 wita, api dapat dikuasai dan dipadamkan. Namun masih tercium bau bensin di sekitar rumah warga sekitar.
Dari laporan Polsek Muara Muntai kerugian materi akibat kebakaran tersebut sekitar Rp350 juta dan tidak ada korban jiwa. #
Reporter: Fathur | Editor: Wong