BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik tampil menyampaikan pandangan umum fraksi PKS saat sidang paripurna mengenai tiga Raperda inisiatif dari Pemerintah Kota Bontang. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah hal kepada pemerintah yang hadir dalam sidang tersebut.
Masalah pertama yang diutarakan Abdul Malik, dia meminta Pemerintah Kota Bontang tidak menunda lagi dan segera merealisasikan rencana pengadaan lahan untuk pemakaman bagi warga muslim di Kecamatan Bontang Barat.
“Saya juga berharap Pemerintah mengadakan program terapan dalam rangka memberikan motivasi gemar membaca bagi masyarakat Bontang dengan memanfaatkan perpustakaan yang ada di Kota Bontang,” ujarnya di ruang Rapat Sekretariat DPRD Bontang, Jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Bontang. Senin (9/5/2023).
Selain itu, Malik juga meminta Pemerintah Kota Bontang untuk meninjau ulang kebijakan memindahkan tempat pembuangan sampah hanya di beberapa titik saja karena sekarang ada fenomena yang justru tidak sesuai dengan tujuan awal, warga masyarakat malah membuang sampah sembarangan bahkan teronggok di pinggir – pinggir jalan raya.
Masalah ketiga menyangkut akurasi data yang disediakan Pemkot Bontang untuk menarik investasi. Menurut Malik hal tersebut penting untuk mencegah investor menarik diri berinvestasi karena ragu-ragu.
“Dimohon Pemerintah juga memiliki data akurat dan menarik berupa tampilan Peta Potensi Industri unggulan Kota Bontang sehingga tidak ada lagi kasus investor menarik diri dari rencana berkontribusi dalam memajukan industri Kota Bontang. Dalam hal ini berkaitan dengan wilayah kerjanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ungkapnya.
Hal lainnya dia menambahkan, Pemerintah Kota Bontang meningkatkan manfaat dari keberadaan taman – taman Kota diantaranya dengan menciptakan fasilitas yang ramah penyandang disabilitas. #
Wartawan HR | Editor: Wong | ADV DPRD Kota Bontang